by

Wabup Pinrang: Team Satgas Covid-19 Pinrang Kecolongan

PINRANG, BestNews19.com – Team Satgas Covid-19 Kabupaten Pinrang telah kecolongan, dimana dengan adanya kejadian yang terjadi pada Rabu malam di wilayah perbatasan Pinrang – Parepare, ketika sekelompok masyarakat yang beramai ramai menghadang dan mengambil paksa jenazah salah satu keluarga mereka yang di nyatakan meninggal akibat positif covid-19 di rumah sakit rujukan Kotamadya Pare-pare.

“Kejadian kecolongan ini bisa terjadi sebab adanya Diskomunikasi antara pihak rumah sakit rujukan dan pihak team satgas covid-19 Kabupaten Pinrang”, ucap Wabup Pinrang Drs Alimin saat di temui awak media di kediamannya.

Alimin kata dia, “ini harus dijadikan sebagai bahan pembelajaran bagi kedua belah pihak. Sebab itu kita harus betul betul mewaspadai kemungkinan kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi kepada pasien covid-19, sehingga tidak terjadi lagi kejadian kejadian seperti kemarin”, Kamis (12/11/2020).

“Lanjut Alimin, “pemerintah berharap koordinasi secara internal maupun eksternal dengan semua stakeholder penanganan covid-19, harus dipermantap, supaya nanti ada masalah di Kabupaten Pinrang ini, agar bisa cepat di antisipasi secara dini, itu harapan kita semua sebagai pemerintah daerah Kabupaten Pinrang”.

“Untuk itu lanjutnya, pemerintahan kabupaten Pinrang juga perlu dukungan dari rekan rekan media, baik itu media online, media cetak atau pun media online, sebagai langkah kebijakan pemerintah dalam menangani covid-19 secara cepat”, ujarnya.

Akan kejadian yang saat ini terjadi di masyarakat, kata Alimin, nantinya pihak pemerintah Kabupaten Pinrang akan memberikan edukasi edukasi secara berjenjang. Jadi semua jenjang pemerintahan nantinya akan diundang antara lain para camat untuk melakukan langka langkah antisipatif dalam rangka penanganan covid ini, agar supaya kejadian kejadian seperti ini Insya Allah tidak akan terulang lagi di Kabupaten Pinrang”.

“Mudah mudahan tentu pasien pasien covid di Kabupaten Pinrang ini, kita doakan semoga semuanya lekas sembuh”. Sehingga diantara lebih seratus, ada delapan pasien yang sudah meninggal. Dan sekarang ini kondisinya masih ada tiga pasien covid-19 yang dirawat, semoga kesemua pasien ini diberikan kesembuhan oleh Allah Subhana Wa taala, Amien”, tutup Wabup Alimin mengakhiri (C13).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed