oleh

Oknum Guru Honorer “AN” di SMKN Paku Polman Sulbar Terekam Video Saat Memukul Muridnya di Sekolah

SULBAR |POLMAN, BestNews19.com – Dua video amatir berdurasi 13 menit dan 4 menit yang menampilkan seorang oknum guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Paku Polman Sulbar memukuli sejumlah siswanya menggunakan sapu lidi hingga membuat orang tua murid merasa keberatan dan menuntut keras kepala Sekolah SMKN Paku untuk melakukan tindakan kepada guru honorer yang berinisial AN.

Kronologis kejadian pemukulan terhadap murid tersebut berawal ketika oknum ibu guru honorer jurusan Seni budaya berinisial AN memberikan tugas kepada muridnya yaitu membawa sebuah tanah liat untuk praktek belajar disekolah.

Akan tetapi beberapa murid yang jadi korban pemukulan guru honorer, tidak membawa tanah liat yang dimaksud, sehingga membuat guru jurusan seni budaya di SMKN Paku Polman Sulbar kesal terhadap muridnya dan memberikan hukuman dengan cara memukul pada area badan beberapa murid menggunakan sapu lidi.” Jumat (29/10/2021).

Kepala sekolah SMKN Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Zainuddin saat di konfirmasi Awak media di ruang kerjanya mengatakan “kejadian pemukulan siswa siswi ini yang dilakukan guru tenaga honorer jurusan seni budaya berinisial AN, akan segera ditindaklanjuti.”

“Sebab beberapa orang tua siswa dan siswi telah melaporkan kejadian ini kepada kami bahwa yang dilakukan oleh guru honorer kepada anak mereka sudah diluar konteks pendidikan di sekolah SMKN Paku.” Ungkapnya.

“Kami akan menindaklanjuti laporan yang saya terima dari beberapa orang tua korban kepada pihak sekolah dan akan melakukan mediasi untuk mempertemukan antara orang tua siswa (korban) dengan pelaku (guru honorer) agar mencegah hal-hal yang bisa saja menjadi permasalahan besar yang tidak di inginkan,” Ucap Zainuddin.

Lanjut kata Zainuddin, “Insya Allah kami akan melakukan tindakan secepatnya sesuai tuntutan orang tua siswa, tapi kita akan tetap berusaha agar di selesaikan baik-baik secara kekeluargaan.”

Terpisah, orang tua siswa yang berinisial NJ, sangat berharap agar kepala sekolah menindak lanjuti ibu guru yang melakukan pemukulan terhadap anaknya.”

“Saya sangat berharap kepada kepala sekolah agar menindak lanjuti ibu guru tersebut, karena guru itu kita kenal adalah pendidik, saya hanya ingin memberikan efek jera terhadap guru yang melakukan tindakan yang kasar kepada anak saya.” Ujarnya.

Selain itu, awak media yang mengkonfirmasi kepada ibu guru AN, melalui telpon seluler pribadinya, mengatakan, maff saya lagi sibu dan saya lagi ada tamu. Sebentar saya hubungi kembali.”

“Namun ibu tenaga honorer tersebut enggan mengangkat telpon cellulernya kembali untuk menjawab konfirmasi para awak media .”(D-Je).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed