oleh

Dibuka Kembali. Selama KRJ Tutup, Pemeliharaan Dan Fungsi Tetap Berjalan

SULSEL|PAREPARE, BestNews19 — Hampir dua tahun ditutup untuk umum, Kebun Raya Jompie (KRJ), Kelurahan Bukit Harapan, kecamatan Soreang, kota Parepare kembali dibuka untuk umum, sejak 11 November 2021 yang lalu.

Sesuai Perda kota Parepare Nomor 5 Tahun 2016, harga karcis bagi pengunjung KRJ sebesar Rp 3 ribu bagi orang dewasa, dan Rp 2 ribu bagi anak-anak.

Pemerintah Kecamatan Soreang melakukan kunjungan di KRJ guna memantau situasi terkini pasca dibuka beberapa hari.

Camat Soreang, Dede Harirustaman mengatakan, ikon kebanggaan Wilayah Kecamatan Soreang ini hampir 2 tahun ditutup untuk segala aktivitasnya, dan baru dibuka sejak 11 November kemarin.

“Alhamdulillah, atas petunjuk Bapak Walikota Parepare, KRJ sudah mulai dibuka untuk umum. Pengelolaan KRJ oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare tetap melakukan sinergitas bersama Pemerintah Kecamatan Soreang dalam hal pengembangan potensi KRJ ke depannya,” ujarnya, Selasa 23 November 2021.

Sebelum dibukanya kembali untuk umum, KRJ sering dimanfaatkan pemerintah Kecamatan Soreang dalam menggelar vaksinasi bertemakan wisata sambil vaksin guna menambah daya tarik warga.

“Kemarin, sering kita laksanakan vaksinasi di KRJ, dan alhamdulillah antusias masyarakat tinggi. Kami juga melihat peserta vaksinasi berkeliling sambil bersua foto,” jelasnya.

Olehnya itu, ia mengajak masyarakat kota parepare yang berkunjung di KRJ agar kiranya tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami bersama DLH tetap memantau protokol kesehatan yang diterapkan oleh pengelola. Saat ini kota Parepare khususnya Kecamatan Soreang dalam situasi zona hijau. Ini yang kami jaga agar zona ini tetap bertahan dan kami mengingatkan potensi lonjakan covid masih sangat memungkinkan, maka dari itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk lakukan vaksin untuk mencegah penyebaran covid-19,” harapnya.

Terpisah, Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan Hidup DLH kota Parepare, Lilik Supanti mengatakan, KRJ memang telah dibuka kembali untuk umum, setelah dua tahun tidak dibuka.

“Namun, pemeliharaan tetap berjalan. Hanya saja, bedanya dulu, tidak ada pengunjung, dan sekarang sudah dibuka untuk pengunjung. Dibuka hingga pukul 17.00 wita dan lumayan ramai dihari libur,” jelasnya.

Selain itu, Lilik menyebut, selama KRJ ditutup untuk umum, bukan hanya pemeliharaan yang tetap berjalan, namun fungsi Kebun Raya yang lain tetap berjalan, kecuali fungsi wisata.

“Fungsi KRJ tetap jalan. Ada lima fungsi yaitu, Konservasi, Penelitian, Pendidikan, Jasa lingkungan, dan fungsi Wisata. Bahkan, ke depan, KRJ ada UPTD yang membawahi,” tandasnya (V-Sanji).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed