Personil Polsek Patampanua Dan Polres Pinrang Olah TKP Kasus Bunuh Diri Menggunakan Racun Rumput

PINRANG, BestNews19.com – Kejadian bunuh diri, dengan cara meminum racun rumput merek DMH 6, saat ini telah di tangani oleh personil gabungan Polsek Patampanua bersama personil gabungan dari unit Inavis, Pidum Satreskrim dan SPKT Polres Pinrang Polda Sulsel.”

Kapolsek Patampanua Iptu Sukri menjelaskan kepada awak media bahwa, kejadian bunuh diri ini motifnya masih dalam penyidikan oleh team inavis bersama unit Pidum Satreskrim Polres Pinrang.”

Dimana korban bunuh diri ini bernama Dirgahayu (30) warga asal Kecamatan Duampanua yang menetap di Dusun Leppangang Selatan Desa Leppangang Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan bersama istri dan anak anaknya. (20/10/2022).

Dari keterangan saksi inisial WH (ipar korban) mengatakan, pada saat saya tengah beristirahat (tidur) bersama suami kemudian terbangun pada pukul 23.00 Wita setelah mendengar ada ketukan pintu diluar dan langsung membuka pintu, tampak diluar ada korban (Dirgahayu) yang hendak bertemu dengan anaknya inisial AR (4) untuk menyampaikan bahwa dirinya baru saja bebas dari penjara terkait kasus kepemilikan sajam.”

Iptu Sukri/Kapolsek Patampanua

Dan setelah itu korban menyuruh pasangan suami istri ini untuk kembali beristirahat dikamar miliknya.” Beber Iptu Sukri.

Dan pada pukul 01.30 Wita dinihari, pasangan suami istri ini mendengar suara lelaki yang mengalami mual juga muntah sehingga terbangun dan keluar dari kamarnya untuk melihat, ternyata korban Dirgahayu sudah dalam posisi terlentang dengan kondisi mulut berbusa.”

Serta melihat botol warnah hijau dengan penutup warnah merah di dekat tubuh korban sambil mencium bau tersebut ternyata sebuah botol racun rumput jenis DMH 6 yang telah diminum oleh korban.” Kata Iptu Sukri.

Keduanya saksi ini langsung memanggil kerabatnya untuk membawa korban ke Puskesmas terdekat namun setelah berada di Puskesmas korban langsung dirujuk ke rumah sakit Rumah Sakit Umum Lasinrang (RSUL) Pinrang untuk mendapatkan penanganan medis.”

Barang Bukti Racun

Kemudian lanjut kata Iptu Sukri, pada pukul 05.00 Wita, korban Dirgahayu masih dalam kondisi bernyawa dan pada pukul 05.30 Wita, suami dari WH mendapat kabar bahwa korban Dirgahayu telah menghembuskan nafas terakhirnya dan telah meninggal dunia.”

Sehingga keluarga korban membawa mayat tersebut ke kampung halamannya di Desa Paria Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang untuk di kebumikan.” Tutur mantan Kanit Resum Satreskrim Polres Pinrang kepada awak media.

Iptu Sukri menambahkan, setelah mayat tiba di rumah duka, keluarga salah satu keluarga korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Patampanua dan Polres Pinrang untuk dilakukan penyidikan terkait penyebab sehingga korban Dirgahayu nekat meminum racun dan mengakhiri hidupnya.”

Personil Polsek Patampanua yang tiba dilokasi awal kejadian bersama Personil gabungan Polres Pinrang pada unit Inavis, Pidum dan SPKT Polres Pinrang langsung melakukan serangkaian penyidikan dan memasang garis Polisi line di area tersebut dan mencari barang bukti racun yang di minum korban saat bunuh diri.”

Dan sampai saat ini team masih melakukan serangkaian penyidikan dan keluarga korban juga telah menandatangani surat pernyataan tidak keberatan dan menolak melalukan visum pada korban yang disaksikan oleh pihak pemerintah desa setempat bersama personil Polsek Patampanua dan personil gabungan Polres Pinrang Polda Sulsel (709).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *