Sempat Melepaskan Busur Panah Kearah Polisi, Tiga Anggota Geng Motor Aliansi Utara Di Kandangkan Usai Terlibat Pembacokan 2 Warga Makassar

MAKASSAR, BESTNEWS – Dipimpin langsung Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Wawan Suryadinata bersama Tim Ewako Resmob Polda Sulsel berhasil mengamankan pelaku pembacokan dua warga Kecamatan Mariso dan Kecamatan Mamajang Kota Makassar pada Jumat malam 20 Juni 2025.”

Tim Ewako Resmob Polda Sulsel mengamankan tiga orang anggota geng motor Aliansi Utara pada Minggu dinihari 22 Juni 2025 di tiga tempat berbeda dan terbukti sebagai pelaku pembacokan dua warga tersebut.

Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Wawan Suryadinata menjelaskan bahwa saat hendak diamankan salah satu pelaku pembacokan itu sempat menyerang dan melepaskan anak busur panah nya kearah petugas.”

Namun dengan keahlian khusus dari tim Ewako Resmob Polda Sulsel berhasil mengamankan satu orang remaja pria berusia 15 tahun inisial MRS yang diketahui adalah pelaku penyerangan dengan busur panah saat hendak diamankan di jalan Sungai Saddang Baru Kota Makassar Sulawesi Selatan.

Dari hasil interogasi kepada pelaku inisial MRS, Tim Ewako Resmob Polda Sulsel berhasil mengidentifikasi bahwa remaja ini adalah kelompok geng motor bernama Aliansi Utara dan dirinya melakukan pembacokan pada Jumat malam lalu bersama dua rekannya yang saat ini menjadi target operasi pencarian orang.” Ucap AKP Wawan Suryadinata (22/06/2025).

Dari hasil interogasi itu lah sehingga kedua rekan pelaku inisial MSF (15) dan AN (19) juga berhasil diamankan bersama barang bukti berupa dua busur panah yang dikantongi pelaku dan juga tim Ewako Resmob Polda Sulsel mengamankan sebilah parang panjang yang disembunyikan kedua rekan pelaku inisial MRS.

AKP Wawan Suryadinata menambahkan ketiga pelaku ini saat diinterogasi terkait pembacokan tersebut mengatakan, ketiganya dalam kondisi mabuk dan ingin memperlihatkan eksistensinya dan saat hendak diamankan salah satu pelaku yang menyerang petugas dengan alasan menduga anggota Polisi itu adalah geng motor musuhnya.

Kami akan terus mencari rekan rekan dari para geng motor yang terlibat dalam pembacokan itu dan akan tetap kami proses sesuai hukum yang berlaku.” Tutupnya (707).