Kades Samaenre kukuhkan Pengurus Gapoktan Sipaenre

PINRANG, BESTNEWS  – Pemerintah Desa Samaenre, Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang menggelar kegiatan revitalisasi pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sipaenre, Kamis, 21 Agustus 2015.

Kepala Desa Samaenre, Sudirman, dalam sambutannya mengatakan bahwa revitalisasi ini bertujuan untuk memperkuat peran Gapoktan dalam meningkatkan kesejahteraan petani di desa Menurutnya, keberadaan Gapoktan menjadi ujung tombak pembangunan sektor pertanian, sehingga diperlukan penyegaran pengurus agar lebih solid dan mampu menjawab tantangan ke depan.

“Gapoktan Sipaenre nantinya harus menjadi wadah yang benar-benar berfungsi, baik dalam mendukung program pemerintah maupun sebagai penggerak ekonomi petani. Revitalisasi pengurus ini diharapkan melahirkan semangat baru dalam mengelola organisasi,” ujar Sudirman.

Sementara, Ir. H. Bahtiar Bunru, Selaku Penasehat Gapoktan Sipaenre, menuturkan bahwa Gapoktan ini kedepannya kita harapkan bisa mandiri dan mampu bersaing dalam hal peningkatan kesejahteraan anggota.

“Saya menyarankan para pengurus meningkatkan kapasitas dan ide – ide cemerlang agar Gapoktan ini nantinya bisa mandiri dan berdaya saing sehingga kesejahteraan anggota bisa meningkat, apalagi Gapoktan ini anggotanya cukup banyak yakni 17 Kelompok Tani” tutur Bahtiar yang juga Sebagai penyuluh swadaya, Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang.

Acara tersebut Selain dihadiri Kepala Desa Samaenre dan Penasehat Gapoktan Sipaenre turut hadir Para perangkat desa, tokoh masyarakat, PPL Kecamatan Mattiro Sompe serta perwakilan kelompok tani.

Dalam kegiatan ini, dilakukan penyusunan kembali kepengurusan Gapoktan Sipaenre yang dikukuhkan Oleh Kades Samaenre serta kesepakatan bersama terkait  program kerja yang akan dilaksanakan.

Adapun Susunan Pengurus yang dikukuhkan, Yakni : Muh. As’ad, S.Pd.(Ketua), Unding (Sekretaris dan Sahrul (Bendahara)

Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan Gapoktan Sipaenre dapat lebih berperan aktif dalam mendukung peningkatan produksi pertanian sekaligus menjadi wadah kerjasama yang sehat bagi seluruh petani (707).