PINRANG, SULSEL|BESTNEWS — Warga Jalan Bulu Pakoro, Kelurahan Temmassarangnge, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, digegerkan dengan penemuan seorang mayat perempuan pada Sabtu (25/10/2025) sore. Korban diketahui bernama Sunaiyah (60), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan meninggal dunia di kamar kos milik Andi Munira, dalam posisi bersujud.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Kiki (51), yang juga merupakan rekan korban dan tinggal di lingkungan yang sama. Menurut keterangan Kiki, sejak pagi korban sempat mengeluh sakit pada bagian perut dan memilih beristirahat di kamarnya.
“Sekitar pukul 17.00 WITA, saya kembali melihat ke kamar dan mendapati almarhumah sudah tidak bergerak dalam posisi bersujud. Saya langsung memanggil warga sekitar untuk memeriksa,” tutur Kiki di lokasi kejadian.
Tak lama berselang, warga bernama Rahmatia datang bersama sejumlah warga lainnya. Setelah memastikan kondisi korban, mereka mendapati bahwa Sunaiyah sudah tak bernyawa.
Informasi penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Personel Polsek Paleteang yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Tajuddin, SH bersama Kanit Reskrim Ipda Andi Hendra, SH segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian.
Pukul 19.30 WITA, Tim Inafis Polres Pinrang tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan, diikuti oleh tim medis dari Puskesmas Sulili yang dipimpin dr. Rahmi, Dokter Umum PKM Sulili. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil visum menunjukkan bahwa korban meninggal dunia diduga akibat sakit. Tidak ada luka atau tanda kekerasan yang ditemukan,” jelas dr. Rahmi kepada petugas.
Pihak keluarga korban menerima hasil pemeriksaan medis tersebut dan menyatakan tidak keberatan. Mereka menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi, dengan keyakinan bahwa kematian korban terjadi secara wajar.
Kapolsek Paleteang, Iptu Tajuddin, SH, membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan bahwa situasi di lokasi kini telah kondusif.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan awal dan berkoordinasi dengan Tim Inafis serta petugas medis. Dari hasil sementara, tidak ada unsur kekerasan. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Kapolsek.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena korban ditemukan dalam posisi bersujud di dalam kamar. Namun pihak kepolisian menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kematian korban murni karena faktor kesehatan (1707).






