PINRANG, BESTNEWS – Komisi II DPRD Kabupaten Pinrang, memediasi pengelola Dapur Yayasan Insan Karya Putra dengan pihak Supplier yang sempat viral di media sosial.
Wakil ketua DPRD Kabupaten Pinrang, Syamsuri mengatakan, penanganan MBG harus dilakukan secara profesional. “Jika tidak akan merusak nama baik Kabupaten Pinrang,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat di DPRD Pinrang, Rabu 3 Desember 2025.
Sebelumnya, Dapur MBG di Kampung Linoe Desa Mangki Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang viral di media sosial.
Hal itu karena diduga investor dapur pengelola MBG itu, mengangkut perabot dapur saat pekerja hendak memasak sebelum didistribusikan ke siswa.
Dampaknya, beberapa hari siswa tak menikmati MBG.
Anggota Komisi II DPRD, P. Baharuddin Pasi, mengatakan, seharusnya antara yayasan dengan supplier dilengkapi dengan MoU. “Sehingga ada ikatan kerjasama yang kuat. Termasuk soal harga jika ada yang fluktuatif,” tegasnya (A&T).





