PAREPARE, BESTNEWS — Pemerintah Kota Parepare memprioritaskan program Tani Smart Market (TSM) atau Pasar Tani sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah. Program tersebut dilaksanakan rutin setiap Jumat di Dinas Pertanian Kota Parepare.
Kepala Bidang Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Parepare, Akibar, S.IP, menjelaskan bahwa Tani Smart Market memiliki tujuan yang sejalan dengan program Gerakan Pangan Murah yang digelar dua minggu sekali secara bergilir di setiap kelurahan.
“Pasar tani ini menjadi salah satu inovasi pemerintah di bidang pertanian, di mana produk yang dipasarkan merupakan hasil produksi petani lokal Kota Parepare,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (23/1/2026), meski sedang sakit dan dirawat di Makassar.
Ia menambahkan, mekanisme penyaluran hasil tani dilakukan melalui kelompok-kelompok tani yang telah dibentuk untuk memasarkan produknya langsung kepada masyarakat. Untuk komoditas beras, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog guna menyediakan beras di bawah harga pasar.
“Partisipasi masyarakat membeli beras cukup tinggi. Untuk pelaksanaan Jumat ini, disiapkan beras SPH sebanyak 1,5 ton dengan kemasan 5 kilogram per sak atau sekitar 300 sak, dan akan dievaluasi untuk penambahan,” jelasnya.
Akibar berharap petani terus berpartisipasi dalam program ini sebagai bagian dari strategi pemerintah menekan inflasi daerah. Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan pasar tani karena menjadi kesempatan memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah.
Ke depan, Dinas Ketahanan Pangan akan lebih proaktif menyukseskan program Tani Smart Market, termasuk menggelar kegiatan serupa enam kali dalam setahun sebagai bentuk dukungan terhadap stabilisasi harga pangan dan kesejahteraan petani (707).






