“Di Bawah Terik Ramadhan, Laskar Merah Putih Pinrang Turun Tangan Bersihkan TPU Lasinrang yang Terlantar”

PINRANG, BESTNEWS — Semangat pengabdian yang menjadi semboyan Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Pinrang: “Tiada Hari Tanpa Pengabdian” benar-benar dibuktikan dalam aksi nyata.

Di tengah suasana bulan suci Ramadhan dan teriknya matahari pada Sabtu, 14 Maret 2026, pengurus Markas Cabang (Macab) LMP Pinrang turun langsung melakukan bakti sosial pembersihan dan penyemprotan rumput di Pekuburan Lasinrang.

Pekuburan Lasinrang diketahui merupakan salah satu tempat pemakaman terbesar di Kabupaten Pinrang, namun kondisinya memprihatinkan.

Area kuburan dipenuhi rumput liar yang tumbuh lebat bahkan lebih tinggi dari nisan, sehingga menyulitkan peziarah untuk masuk dan mengganggu pemandangan.

Melihat kondisi tersebut, Ketua Macab LMP Pinrang, Dr. H. Sultani, M.I, bersama sejumlah pengurus dan jajaran pengurus Markas Anak Cabang (MAC) dari berbagai kecamatan langsung bergerak melakukan aksi gotong royong. Mereka membawa 10 unit tangki mesin semprot rumput untuk membersihkan area pekuburan secara serentak.

“Kami bergerak karena ini kepentingan masyarakat luas. Tempat pemakaman adalah tempat sakral bagi keluarga yang ingin berziarah.

Jika dibiarkan tertutup rumput seperti ini tentu sangat memprihatinkan,” ujar Dr. H. Sultani di sela-sela kegiatan.
Aksi sosial ini juga menjadi bentuk kepedulian LMP terhadap fasilitas umum yang dinilai kurang mendapat perhatian.

Dengan penyemprotan dan pembersihan yang dilakukan, diharapkan Pekuburan Lasinrang kembali terlihat bersih dan memudahkan para peziarah yang datang mendoakan keluarganya.

Sementara itu, beberapa pekerja yang selama ini membantu membersihkan area pemakaman, yakni Ancu, Abdul Samad, dan Anita, mengungkapkan bahwa perhatian pemerintah terhadap pemeliharaan makam tersebut sangat minim.

Menurut mereka, terakhir kali ada bantuan biaya dari pemerintah untuk pembersihan terjadi pada tahun 2017. Sejak saat itu, kegiatan pembersihan hanya mengandalkan inisiatif para pekerja dan bantuan sukarela dari keluarga yang memiliki makam di lokasi tersebut.

“Biasanya kami hanya mendapat sedikit biaya dari keluarga yang meminta kuburan keluarganya dibersihkan. Dari pemerintah hampir tidak ada lagi bantuan,” ungkap salah seorang pekerja.

Melihat kondisi ini, Laskar Merah Putih Macab Pinrang berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan dan perawatan Pekuburan Lasinrang.

Mereka menilai perlu adanya pengelola resmi serta alokasi anggaran rutin untuk pembersihan dan perawatan, termasuk honor bagi para pekerja yang selama ini menjaga dan membersihkan area pemakaman.

Aksi sosial yang dilakukan LMP ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Dengan kerja bakti tersebut, Pekuburan Lasinrang diharapkan kembali bersih, tertata, dan layak menjadi tempat ziarah bagi masyarakat Pinrang yang ingin mengenang dan mendoakan orang-orang tercinta yang telah berpulang (707).