SIDRAP, BESTNEWS — Antusiasme dan harapan memenuhi Aula Kantor Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) saat audisi offline D’Academy 8 sukses digelar, Sabtu (25/4/2026). Sejak pagi, ratusan peserta telah memadati lokasi, datang membawa mimpi besar untuk menembus panggung dangdut nasional.
Tak hanya dari Sidrap, peserta juga berdatangan dari berbagai daerah lintas provinsi seperti Palu, Kendari, hingga Mamuju. Mereka rela menempuh perjalanan jauh, antre berjam-jam, bahkan bertahan di tengah teriknya matahari demi satu kesempatan: membuktikan bakat dan meraih tiket ke Jakarta.
Momentum ini menjadi semakin istimewa dengan hadirnya Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., yang secara langsung memberikan dukungan moral kepada para peserta. Dalam sambutannya, ia menyebut audisi ini sebagai tonggak sejarah baru bagi daerahnya.
“Ini menjadi sejarah bagi Kabupaten Sidrap. Untuk pertama kalinya audisi D’Academy digelar di sini. Terima kasih kepada INDOSIAR yang telah mempercayakan Sidrap. Selamat datang anak-anakku semua, teruslah berjuang dan tunjukkan yang terbaik,” ungkapnya penuh harap.
Dukungan pemerintah daerah tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para peserta yang tengah berjuang. Di tengah rasa gugup dan tekanan, kehadiran sosok pemimpin daerah memberi energi baru bahwa mimpi mereka didukung, dihargai, dan diperjuangkan bersama.
Suasana semakin hangat dan penuh inspirasi dengan kehadiran Selfi Yamma, alumni D’Academy yang kini dipercaya sebagai juri, serta Andi Syaqirah DA7 sebagai bintang tamu. Keduanya bukan sekadar hadir, tetapi benar-benar menyatu dengan semangat para peserta.
Andi Syaqirah tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat kembali ke kampung halaman.
“Saya sangat senang bisa pulang ke Sidrap. Melihat adik-adik datang dari jauh, rela antre dan berjuang, itu sangat menyentuh. Tetap fokus dan berikan yang terbaik di atas panggung,” ujarnya.
Sementara itu, Selfi Yamma memberikan pesan yang sederhana namun kuat tentang kepercayaan diri.
“Datang ke audisi ini saja sudah langkah besar. Jangan minder, kalian semua punya potensi. Tunjukkan keberanian dan semangat kalian,” pesannya menyemangati.
Audisi ini bukan sekadar ajang pencarian bakat, tetapi juga panggung harapan bagi generasi muda. Di setiap nada yang dilantunkan, tersimpan cerita perjuangan, doa keluarga, dan mimpi yang ingin diwujudkan.
Kesuksesan penyelenggaraan di Sidrap menjadi bukti bahwa daerah memiliki potensi besar melahirkan bintang-bintang dangdut masa depan. Dukungan pemerintah, kehadiran idola, serta semangat peserta menyatu menjadi energi luar biasa yang menghidupkan panggung audisi.
Audisi D’Academy 8 sendiri masih akan berlanjut ke Kota Makassar pada Minggu, 26 April 2026, dan sejumlah kota lainnya hingga 10 Mei 2026.
Bagi yang belum sempat mengikuti audisi langsung, kesempatan masih terbuka melalui jalur online. Satu hal yang pasti panggung D’Academy 8 masih menunggu talenta-talenta terbaik Indonesia.
Karena di balik setiap suara, ada mimpi yang sedang diperjuangkan (707).












