MAKASSAR, BESTNEWS — Atmosfer panas penuh harap dan ambisi membalut Hotel Swiss-Bellin Panakukang, Kota Makassar, saat audisi offline D’Academy 8 kembali digelar, Minggu (26/4/2026). Sejak pagi buta, ratusan bahkan ribuan peserta telah memadati lokasi, membawa satu mimpi besar: menembus panggung dangdut paling bergengsi di Indonesia.
Tak hanya dari Makassar dan Sulawesi Selatan, gelombang peserta datang dari berbagai penjuru nusantara. Nama-nama daerah seperti Kotawaringin (Kalimantan Tengah), Palu (Sulawesi Tengah), Kolaka (Sulawesi Tenggara), hingga Mamuju Tengah (Sulawesi Barat) menjadi bukti bahwa magnet D’Academy 8 tak terbendung. Mereka rela menempuh perjalanan jauh demi satu kesempatan emas.
Kehadiran dua bintang dangdut kebanggaan Sulawesi Selatan, Selfi Yamma dan Andi Syaqirah (DA7), menjadi pemantik semangat yang membakar seluruh peserta. Keduanya hadir langsung membuka audisi, menyapa, sekaligus memberi motivasi kepada para calon bintang.
Selfi Yamma dengan penuh keyakinan menyampaikan pesan yang menggugah.
“Semua orang bisa menyanyi, tapi hari ini kita mencari yang terbaik. Kuncinya latihan, dengar lagu, dan hafalkan. Teknik itu akan mengikuti seiring proses. Kalian yang ada di sini adalah orang-orang beruntung, karena D’Academy bukan sekadar kompetisi, tapi tempat belajar,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan.
Sementara itu, Andi Syaqirah yang pernah merasakan kerasnya panggung kompetisi D’Academy 7 mengingatkan peserta bahwa perjalanan menuju sukses bukanlah hal instan. Ia menegaskan bahwa pengalaman di ajang tersebut menjadi sekolah kehidupan yang membentuk mental dan kualitas seorang penyanyi.
Audisi di Makassar berlangsung tertib namun sarat tensi. Setiap peserta tampil dengan kemampuan terbaik, mempertaruhkan suara, emosi, dan karakter demi memikat hati juri. Di balik senyum dan percaya diri, tersimpan kegugupan yang tak bisa disembunyikan sebuah potret nyata perjuangan menuju mimpi.
Perjalanan D’Academy 8 masih panjang. Audisi akan terus berlanjut ke berbagai kota besar di Indonesia hingga 10 Mei 2026, membuka peluang bagi talenta-talenta baru untuk unjuk gigi. Mulai dari Balikpapan, Cirebon, Surabaya, hingga Jakarta, panggung seleksi siap melahirkan bintang dangdut masa depan.
Indosiar kembali menegaskan bahwa seluruh proses audisi GRATIS tanpa dipungut biaya apa pun, sekaligus mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan ajang ini.
Bagi yang belum sempat hadir secara langsung, kesempatan masih terbuka melalui audisi online yang berlangsung hingga 10 Mei 2026.
Kini, satu hal menjadi pasti Makassar telah menjadi saksi betapa mimpi besar lahir dari keberanian melangkah. Dari ribuan suara yang menggema hari itu, hanya yang terbaik yang akan bertahan… dan melaju menuju panggung megah D’Academy 8 (707).






