MAKASSAR, BESTNEWS — Kepolisian Resor Pelabuhan Makassar menunjukkan sikap tegas terhadap maraknya aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.
Melalui imbauan resmi, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi segala bentuk tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.
Dalam kampanye publik bertajuk “Stop Genk Motor! Bersama Kita Jaga Kamtibmas”, kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya keresahan warga akibat aktivitas kelompok bermotor yang kerap melakukan aksi ugal-ugalan hingga berpotensi kriminal.
“Fenomena geng motor ini menjadi perhatian serius. Kami mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam, tetapi ikut serta menjaga keamanan lingkungan,” tegas AKBP Rise Sandiyantanti (04/05/2026).
Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat sebagai kunci menciptakan situasi kondusif.
Dalam imbauannya, masyarakat diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat kepolisian di nomor 110, yang tersedia 24 jam dan bebas pulsa.
Selain itu, peran orang tua juga menjadi sorotan penting. Pengawasan terhadap anak, khususnya pada malam hari, dinilai krusial untuk mencegah keterlibatan dalam aktivitas geng motor yang melanggar hukum.
Polres Pelabuhan Makassar juga mengingatkan masyarakat untuk:
Tidak terlibat dalam kegiatan ilegal geng motor
Mendukung penuh upaya penegakan hukum oleh kepolisian menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif Pesan tegas pun disampaikan: “Tidak ada ruang bagi pelaku geng motor di Kota Makassar.”
Melalui semangat Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, kepolisian berkomitmen hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Gerakan bersama ini diharapkan menjadi momentum kuat untuk mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat. Dengan sinergi yang solid, Makassar diharapkan tetap menjadi kota yang damai dan nyaman bagi seluruh warganya.
“Mari Jaga Makassar Ta’,” menjadi seruan bersama untuk menjaga kehormatan dan keamanan kota dari ancaman geng motor (707).






