PINRANG, BESTNEWS – Pemerintah Desa Masolo menggelar musyawarah terkait pembahasan tanah pekuburan desa yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Masolo, Abd Salam, sebagai upaya mencari solusi terbaik demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan lahan pemakaman yang layak dan berkelanjutan.
Musyawarah yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026) tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta berbagai unsur masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keberadaan dan pengelolaan tanah pekuburan di Desa Masolo (13/06/2026).
Dalam arahannya, Kepala Desa Masolo, Abd Salam, menegaskan bahwa keberadaan tanah pekuburan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah desa.
Oleh karena itu, segala bentuk kebijakan yang diambil harus mengedepankan asas musyawarah, kebersamaan, dan kepentingan umum.
“Kami berharap pembahasan ini dapat menghasilkan keputusan yang terbaik dan diterima oleh semua pihak, sehingga kebutuhan masyarakat terkait lahan pekuburan dapat terpenuhi dengan baik serta tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, berbagai masukan dan pandangan disampaikan oleh peserta musyawarah, mulai dari kondisi lahan yang ada, kebutuhan perluasan area pemakaman, hingga aspek administrasi dan pengelolaan tanah pekuburan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Masolo.
Suasana musyawarah berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi serta usulan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang mengutamakan kepentingan bersama.
Tokoh masyarakat yang hadir mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Masolo yang membuka ruang dialog dan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam proses pembahasan, sehingga setiap keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi dan dukungan bersama.
Melalui musyawarah ini, Pemerintah Desa Masolo berharap dapat menemukan solusi yang tepat terkait pengelolaan dan keberadaan tanah pekuburan desa, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa.
“Musyawarah ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Desa Masolo di bawah kepemimpinan Abd Salam untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, dengan mengedepankan nilai kebersamaan, transparansi, dan kemaslahatan umat.” (707).











