PAREPARE, BESTNEWS – Aparat kepolisian kembali mencatatkan pengungkapan besar dalam perang melawan narkotika. Polres Parepare melalui Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) berhasil membongkar dugaan jaringan peredaran narkoba internasional dengan menyita 40 kilogram sabu serta narkotika jenis baru etomidate berbentuk cartridge vape. Dalam operasi tersebut, lima terduga pelaku berhasil diamankan.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yudha, mengungkapkan hal itu usai menghadiri konferensi pers di Mapolda Sulawesi Selatan, Rabu (10/6/2026).
Menurut Kapolres, pengungkapan kasus bermula pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 08.00 WITA di kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare.
“Dalam operasi tersebut, kami berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 40 kilogram. Selain itu, ditemukan pula narkotika jenis baru berupa etomidate dalam bentuk cartridge vape,” ujar AKBP Indra Waspada Yudha.
Pada penindakan awal, polisi mengamankan satu orang terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, penyidik bergerak ke sejumlah daerah yang diduga menjadi bagian dari jaringan tersebut.
Operasi lanjutan membawa petugas ke Kota Makassar dan berhasil menangkap dua orang lainnya. Pengembangan kemudian berlanjut hingga ke wilayah Nunukan dan Kota Palu, sehingga total lima terduga pelaku berhasil diamankan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para terduga pelaku mengakui bahwa barang bukti narkotika tersebut berasal dari Malaysia. Barang haram itu diduga masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur laut di kawasan Sebatik, kemudian didistribusikan ke beberapa daerah, termasuk Samarinda, sebelum dikirim ke Kota Parepare menggunakan transportasi laut.
Selain menyita puluhan kilogram sabu, polisi juga menemukan etomidate berbentuk cartridge vape, yang merupakan jenis narkotika baru dan menjadi perhatian aparat penegak hukum karena mulai marak disalahgunakan.
Saat ini, Polres Parepare bersama Polda Sulawesi Selatan masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dan membongkar jaringan yang lebih luas, termasuk pihak-pihak yang diduga berperan sebagai pemasok maupun pengendali peredaran narkotika tersebut.
Kapolres Parepare menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya yang memanfaatkan jalur laut dan darat di wilayah Parepare sebagai pintu distribusi.
“Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya serta pihak-pihak lain yang terlibat,” tegas AKBP Indra Waspada Yudha.
Fakta Singkat
Barang bukti: 40 kilogram sabu dan cartridge vape berisi etomidate.
Terduga pelaku diamankan: 5 orang.
Lokasi pengungkapan awal: Pelabuhan Nusantara Parepare.
Asal barang (berdasarkan pengakuan sementara): Malaysia.
Jalur masuk yang diduga digunakan: Sebatik melalui jalur laut.
Status kasus: Masih dalam tahap pengembangan oleh kepolisian.
Pengungkapan ini menjadi salah satu kasus narkotika terbesar yang ditangani Polres Parepare dalam beberapa waktu terakhir dan mempertegas ancaman serius jaringan narkoba lintas negara yang memanfaatkan jalur logistik di Indonesia. Polisi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi guna mencegah peredaran narkotika di lingkungan masing-masing (707).












