PINRANG, BestNews19.com – Unit PPA Sat Reskrim Polres Pinrang, kembali menemukan bukti baru terkait kasus pembunuhan bocah dengan polpen berinisial MT (4) yang dilakukan oleh ibu tirinya bernama Sanima (27).

“Pelaku atas nama Sanima yang saat ini tengah ditahan di Mapolres Pinrang berusaha mengaburkan barang bukti dengan menyembunyikan pakaian yang digunakan korban saat mengalami penyiksaan”, ucap Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara.

“Pelaku ini, berusaha menghilangkan jejak,” kata Dharma Negara yang ditemui awak media pada, Kamis (18/06/2020) malam.
Dharma kata dia, “Pakaian milik korban tersebut ditemukan oleh ayah korban, di bawah sebuah lemari saat membersihkan”.

Dharma lanjutnya, “Berdasarkan keterangan ayah korban (Herman.Red) kepada pihak penyidik unit PPA Sat Reskrim Polres Pinrang bahwa anaknya mengalami kematian yang aneh dan telah dilakukan lidik oleh unit PPA Satreskrim Polres Pinrang yang mendapati keganjilan”.
“Hasil lidik unit PPA Satreskrim Polres Pinrang mendapatkan keganjilan”, ucap Dharma. “Pasalnya korban ini meninggal dunia setelah penyiksaan tapi baju yang diakui oleh tersangka saat menganiaya korban tidak ada ceceran darah, dan diketahui pernyataan pelaku saat interogasi mengatakan ada darah keluar dari hidung korban usai menganiaya nya”.

“Daru keganjilan tersebutlah sehingga Unit PPA Satreskrim Polres Pinrang mencurigai, bahwa pelaku setelah menganiaya korban selanjutnya pelaku mengganti baju korban dan membawanya untuk memeriksakan korban ke tenaga medis pada hari itu”, tutur Dharma Negara.
Dharma menambahkan, ” Pelaku ini sejak rujuk dengan ayah korban dalam kurung waktu 10 tahun membina rumah tangga bersama, sering kali memperlihatkan sifat angkuh dan keras serta cara mendidik anak kandung dengan kekerasan (Herman.Red)”.

“Pelaku juga tak segan segan untuk menyakiti anak kandungnya apalagi dengan anak tirinya”, tutup Dharma Negara (C13).






