Luar Biasa,Satgas Antar Pasien Covid Sampai Batu Licin

BARRU, BESTNEWS19.COM – Seorang pasien yang terkonfirmasi Positif Covid bernama Dadi Tahare warga Batu Licin,Kalimantan Selatan saat pulang di Kabupaten Barru.

Ia dipulangkan dan diantar langsung dua orang relawan satgas Covid-19. Dengan menumpang kapal Awu-Awu di Pelabuhan Garongkong menuju Batulicin tiba dengan selamat dan diserahkan ke pihak keluarga (26/09/2021).

Kepala Sekretriat Pengendali Penanganan Covid 19 Darwis, S.T mengatakan, Pak Dadi Tahare, adalah warga Batu Licin tersebut yang berdomisili Abatungge, terkonfirmasi positif antigen setelah rawat di puskesmas madello. Karena kondisinya sesak napas sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lapatarai Barru, setelah diambil swab di Rumah Sakit hasilnya swabnya positif.

Selamaa 4 hari dan kondisi membaik, RS memperbolakan pulang untuk isolasi mandiri,

Lanjut Darwis dijemput Satgas dengan ambulance RS, krn pak dadi tdk punya rumah maka beliau kami minta di isolasi di satgas, selama isolasi kondisi pak dadi dipantau oleh dokter satgas, dan kondisi stabil,

“Pak dadi di isolasi selama 10 hari Satgas seharusnya pak dadi sudah harus pulang di jemput keluarga, namun kelurga pak dadi tidak ada yang mau menjemput, maka pak dadi lanjut tinggal di kamarnya sudah 20 hari dari selesai masa karantina tetap tidak ada yang keluarga yang menjemput padahal ada kemenakannya, satgas inisiatif untuk menulusuri keluarga beliau di kel. Magempang dengan koordinasi Pak lurah, babin dan Rt setempat mendengar penjelasan pemerintah setempat bahwa tidak ada keluarganya yang mau menerima beliau untuk tinggal.

Maka selanjutnya satgas koordinasi dengan bu camat, lurah, rt, babin, dinsos dan pak asdar, untuk mencari solusi dari diskusi tersebut di sepakati untuk di pulangkan keluarganya di kota baru, maka di minta anaknya untuk menjemput di barru anaknya tidak bisa menjemput, maka di ambil keputusan untuk mengantar beliau ke kota baru (batulicin -kota baru), tentunya untuk meminta pak dadi pulang sendiri tdk mungkin dengan fisik terbatas, maka Mencari orang untuk mengantar ternyata ada yang bersedia dari relawan satgas covid-19 untuk mengantar sampai ke kota baru.

Setelah itu sepakati kemudian membicarakan masalah biaya keberangkatan semua bersedia patungan, namun dengan melihat peluang bantuan dari BAZNAS, maka satgas menghubungi pihak Baznas melalui pak haji Aminu setelah berdiskusi dan dipenuhi syarat maka baznas membantu biaya pemulangan pak dadi dan 2 orang pengantarnya pulang pergi.

Semoga pak dadi bisa rukun bersama dengan anaknya di kampung perantauan kota baru, dan semoga anaknya bisa merawat orang tuanya di usia senja.. tidak ada bekas anak, seharusnya beliau dirawat dgn baik dgn anaknya. Semoga tim pengantar dapat pulang ke barru dengan selamat (Rls/D-Je).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *