Tak Percaya Kadis Sosial Tak Ditempat, Massa Aksi STIH Cokro Geledah Ruang Kerja Kepala Dinas Sosial

PINRANG, BESTNEWS – Massa aksi dari aliansi mahasiswa STIH Cokroaminoto Pinrang yang melakukan aksi unjuk rasa terkait perhatian pemerintah akan anak jalanan di halaman depan kantor Dinas Sosial Kabupaten Pinrang.”

Berhasil masuk kedalam ruang kerja Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.”

Para massa aksi yang tak terima penjelasan dari perwakilan dinas Sosial yang mengatakan bahwa kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang tidak berada ditempat dan sedang bertugas bersama Bupati Pinrang.”

Tak diterima mentah mentah oleh para massa aksi yang saat itu tengah melakukan negosiasi didepan ruang tunggu pelayanan Dinas Sosial Kabupaten Pinrang.” (14/03/2024).

“Mohon maff kami tidak ingin diterima oleh ibu dan bapak karena kami telah menyurati kepala Dinas Sosial dan harus dirinyalah yang hadir ditengah tengah bersama kami.” Ujar MC salah satu korlap aksi yang enggan disebut namanya.”

Pernyataan ibu dan bapak kami tidak terima dimana ibu dan bapak mengatakan kepala Dinas Sosial tidak di kantor dan sedang dipanggil sama bos, jadi apakah begitu pelayanan Dinas Sosial kepada masyarakat dimana setelah disurati dengan dengan resmi namun seenaknya saja meninggalkan kantor demi panggilan bos seperti yang kita maksud.” Ucap MC dihadapan para peserta aksi.

Kami tidak percaya dengan ucapan bapak ibu, kami harus memeriksa sendiri didalam ruangan bapak Kadis, jika benar bapak Kadis tidak di ruangan berarti bapak Kadis Sosial tidak pantas jadi pimpinan di kantor ini.”

Sementara itu pihak Dinas Sosial yang saat itu tidak ingin berdebat dengan para massa aksi yang nantinya akan terbawa emosi apalagi saat ini adalah bulan suci ramadhan dengan terpaksa mempersilahkan para massa aksi untuk memeriksa rungan yang dimaksud.”

Adik – adik sudah memeriksa keseluruhan ruangan dan hasilnya sama dengan apa yang kami sampaikan.” Beber Hj.Fausiah kepada massa aksi.

Massa aksi yang telah memeriksa ruangan kepala dinas sosial dan tidak menemukan apa yang di cari, selanjutnya melanjutkan aksinya di gedung DPRD Kabupaten Pinrang untuk menyuarakan aspirasinya.” (805).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *