“Bakar Ban di Depan Mapolres, Massa Desak Usut Tuntas Investasi Bodong: Kapolres Sidrap Turun Tangan Langsung”

SIDRAP, BESTNEWS – Gelombang aksi massa mengguncang Mapolres Sidrap saat puluhan demonstran menggelar unjuk rasa terkait dugaan kasus penggelapan dan penipuan berkedok investasi bodong. Aksi yang diwarnai pembakaran ban ini langsung mendapat respons dari Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, yang turun menemui massa dan mengajak dialog terbuka.

Di tengah kepungan massa aksi dan asap hitam dari ban yang dibakar, Kapolres tampil tanpa sekat, berdiri di hadapan demonstran untuk mendengarkan langsung tuntutan mereka. Langkah ini dinilai sebagai upaya meredam ketegangan sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dalam menangani perkara yang menjadi sorotan publik tersebut.

Ketua massa aksi, Erwin Putra, dengan tegas menyampaikan tuntutan di hadapan Kapolres. Ia mendesak agar kasus dugaan investasi bodong yang merugikan masyarakat ini ditangani secara serius dan transparan oleh penyidik, khususnya Unit Tipidter Satreskrim Polres Sidrap (29/04/2026).

“Kami tidak ingin kasus ini jalan di tempat. Korban sudah banyak, kerugian tidak sedikit. Kami minta penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu,” tegas Erwin di hadapan aparat dan peserta aksi.

Tak hanya itu, massa juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum yang diduga membekingi praktik ilegal tersebut. Mereka meminta agar pihak kepolisian tidak ragu untuk menindak siapapun yang terlibat, termasuk jika terdapat oknum internal.

“Kami minta jika ada oknum yang bermain di belakang, harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak boleh ada yang dilindungi,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Dr. Fantry Taherong memastikan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional dan terbuka. Ia juga mengajak perwakilan massa untuk melakukan audiensi guna membahas lebih detail perkembangan penanganan perkara.

“Kami terbuka untuk berdialog. Silakan perwakilan masuk untuk audiensi, kami akan jelaskan sejauh mana proses yang berjalan. Penanganan kasus ini akan kami lakukan secara serius sesuai prosedur hukum,” ujar Kapolres di hadapan massa.

Aksi ini menjadi penanda kuat meningkatnya tekanan publik terhadap aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan investasi bodong yang diduga telah merugikan banyak warga di Kabupaten Sidrap.

Publik kini menunggu langkah konkret kepolisian apakah komitmen yang disampaikan di tengah kobaran api demonstrasi benar-benar akan berujung pada penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan (707).