Tegas namun Humanis, AKP Saripuddin Pimpin Pengamanan May Day di Barru: Lalu Lintas Tetap Hidup, Aspirasi Tetap Tersalurkan

BARRU, BESTNEWS — Di bawah langit pagi yang sedikit mendung, suasana Jalan poros Kabupaten Barru tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah massa berkumpul memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), sementara aparat kepolisian dari Satlantas Polres Barru sigap mengatur arus kendaraan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Di tengah dinamika itu, Kasat Lantas Polres Barru, AKP Saripuddin, tampil memimpin langsung pengamanan. Dengan rompi hijau khas lalu lintas yang mencolok, ia berdiri di garis depan, mengoordinasikan personel agar dua kepentingan besar tetap berjalan beriringan: kebebasan menyampaikan aspirasi dan kelancaran arus lalu lintas.

Terlihat sejumlah personel Satlantas tersebar di titik strategis, mengatur kendaraan yang melintas serta memastikan massa aksi tidak meluber ke badan jalan utama. Sementara itu, kendaraan komando milik peserta aksi terparkir di sisi jalan, menjadi pusat orasi yang berlangsung tertib (01/05/2026).

“Pengamanan ini bukan sekadar soal ketertiban, tapi juga tentang memastikan semua pihak merasa aman baik masyarakat pengguna jalan maupun saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi,” ujar AKP Saripuddin di sela pengamanan.

Pendekatan yang diambil pun terasa humanis dan persuasif. Personel tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga aktif berkomunikasi dengan peserta aksi, mengimbau agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Sesekali, terlihat aparat membantu mengarahkan massa agar tidak mengganggu kendaraan yang melintas.

Hasilnya, situasi tetap terkendali. Tidak terjadi kemacetan berarti, dan kegiatan aksi berlangsung damai tanpa insiden yang mengganggu keamanan.

Momentum May Day di Barru tahun ini menjadi gambaran bagaimana sinergi antara aparat dan masyarakat dapat menciptakan ruang demokrasi yang sehat. Ketegasan aparat berpadu dengan pendekatan humanis menjadi kunci, memastikan bahwa suara buruh tetap terdengar tanpa mengorbankan kepentingan publik yang lebih luas.

Di balik hiruk pikuk aksi, satu pesan kuat mengemuka: keamanan dan kebebasan bisa berjalan berdampingan, selama dijaga dengan hati dan tanggung jawab (707).