MAKASSAR, BESTNEWS — Penguatan ekosistem digital dan pengembangan teknologi di kawasan timur Indonesia kembali mendapat momentum penting. Kolaborasi lintas institusi pendidikan tinggi dihadirkan melalui penyatuan misi strategis antara dunia riset sains data dan institusi pendidikan komputer guna mengakselerasi transformasi digital yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan (22/09/2026).
Langkah strategis ini mempertemukan pandangan visioner dari Ketua Tim Riset Data Science and Artificial Intelligence (DSAI) Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Armin Lawi, S.Si., M.Eng., bersama Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muslim Indonesia (Fikom UMI), Ir. Purnawansyah, S.Kom., M.Kom., MTA.
Pertemuan tersebut turut dihadiri dan dikuatkan oleh komitmen Wakil Dekan I Fikom UMI, Ir. Yulita Salim, S.Kom., M.T., MTA., yang menyatukan visi akademik dan penjaminan mutu pendidikan tinggi komputer.
Fondasi Akademis dan Integritas Riset
Menanggapi arah perkembangan teknologi masa depan, Prof. Dr. Armin Lawi, S.Si., M.Eng. menyampaikan pandangan akademisnya secara normatif dan mendalam. Menurutnya, riset di bidang sains data dan kecerdasan buatan harus senantiasa berpijak pada prinsip objektivitas ilmiah dan kemaslahatan publik.
“Perkembangan teknologi informasi dan sains data tidak boleh sekadar berorientasi pada kecanggihan algoritmik semata, melainkan harus mampu menjawab kompleksitas persoalan riil di masyarakat. Melalui ekosistem riset DSAI, kami senantiasa mendorong lahirnya inovasi berbasis data yang memiliki fondasi metodologis yang kokoh, terukur, serta berintegritas tinggi. Sinergi lintas institusi di Indonesia Timur ini merupakan langkah esensial untuk memastikan bahwa transformasi digital berjalan di atas koridor akademik yang benar dan berkelanjutan,” ujar Prof. Armin Lawi.
Penguatan Tata Kelola dan Daya Saing Talenta Digital
Sementara itu, Ir. Purnawansyah, S.Kom., M.Kom., MTA. memberikan pandangan khas kepemimpinan institusional selayaknya seorang dekan. Ia menekankan pentingnya hilirisasi riset kampus agar langsung berdampak pada kesiapan SDM dan tata kelola industri digital di kawasan timur Indonesia.
“Sebagai institusi pendidikan tinggi komputer, Fikom UMI memandang bahwa kolaborasi riset strategis ini adalah kunci dalam mencetak lulusan dan talenta digital yang adaptif terhadap disrupsi teknologi. Penyatuan misi pendidikan yang hari ini turut dikawal oleh Wakil Dekan I menegaskan komitmen kami dalam menyelaraskan kurikulum, standar kompetensi profesional, serta riset terapan. Kita ingin memastikan perguruan tinggi di Makassar tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi motor penggerak utama dalam kedaulatan teknologi nasional,” tegas Ir. Purnawansyah.
Kehadiran Ir. Yulita Salim, S.Kom., M.T., MTA. selaku Wakil Dekan I Fikom UMI dalam forum tersebut semakin mempertegas keselarasan arah kebijakan akademik. Penyatuan misi ini diharapkan mampu mempercepat implementasi program Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memajukan riset berbasis kecerdasan buatan, tata kelola data publik, serta pembentukan karakter generasi muda teknolog yang handal dan beretika di Indonesia Timur (707).






