SULSEL|PAREPARE, BestNews19 – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Parepare mendapat penelpon gelap yang melaporkan adanya kebakaran di wilayah salah satu kompleks Perumahan di Kelurahan Lompoe Kecamatan Bacukiki, Jumat malam 17 September 2021.
Hal itu dibenarkan, Kepala Bidang Evakuasi Kebakaran dan Penyelamatan dan Pemeliharaan Kendaraan Damkar Parepare, Syafruddin Syam yang dihubungi via telepon.
Ia mengatakan, usai menerima laporan kebakaran di salah satu perumahan di Kelurahan Lompoe, tim Damkar langsung menuju lokasi yang dimaksud. Namun, saat tiba, faktanya tidak ada tanda-tanda terjadinya kebakaran.
“Apabila ada laporan kebakaran dari warga, Pasukan Damkar langsung bergegas menuju lokasi yang dimaksud, apapun yang sementara dilakukan oleh pasukan Damkar Parepare,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, selain saat mengevakuasi api, pasukan Damkar juga mempertaruhkan nyawa saat dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran.
“Pasukan Damkar langsung menuju lokasi saat ada kebakaran. Mobil Damkar menguasai jalan saat menuju lokasi dan ini dapat membahayakan pengguna jalan. Jadi apabila adanya penelpon gelap itu sangat merugikan dan dapat menimbulkan bahaya lalu lintas,” ungkap Pallung sapaan Syafruddin Syam.
Dari kejadian tersebut, ia sekali lagi mengimbau kepada warga Kota Parepare apabila menelepon Damkar guna melaporkan kejadian kebakaran harus sesuai dengan laporannya. Bukan dengan melakukan pelaporan, namun nyatanya tidak ada kebakaran yang terjadi.
“Disampaikan kepada warga apabila melapor ke damkar harus jelas dan tepat. Karena adanya laporan kebakaran, kita langsung menuju lokasi meskipun pasukan sementara makan, dan lain-lain. Dan ini juga dapat membahayakan pengguna jalan saat mobiil Damkar tengah menuju lokasi yang dimaksud,”
Tim Damkar Parepare juga akan koordinasikan kepada pihak Kepolisian terkait adanya laporan kebakaran yang tidak benar (pelacakan nomor telepon). (sanji)












