PADANGSIMPUAN, BestNews19.com – Akhir-akhir ini kita di gemparkan dengan adanya berita terkait di non aktifkannya 56 pegawai KPK yang tidak lolos dalam proses Tes wawancara kebangsaan (TWK), Kapolri Pol Listyo Sigit Prabowo menghadirkan solusi untuk merekrut pegawai KPK yang tidak lolos TWK untuk menjadi ASN polri.
Fachrur Rozi – Ketua Bem Universitas Aufa Royhan Kota Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi mendalam atas solusi yang diberikan oleh Kapolri dan Presiden atas persolan KPK yang ada.
“Kami sangat mengapresiasi atas solusi kongret yang diberikan Pak Kapolri yang sudah memberikan niat baik untuk mengajak gabung 56 pegawai KPK yang gagal tes TWK untuk menjadi ASN di Polri,” ungkap fachrur, Rabu (29/09/2021).
Solusi ini mendapatkan respon baik dari Pak Presiden dengan dibuktikannya Pak kapolri telah berkomunikasi dengan Pak Presiden dengan mengirimkan surat untuk memohon terhadap 56 orang yang di non aktifkan dan tidak juga di lantik menjadi ASN KPK agar bisa di tarik untuk bergabung di ASN Polri dan sudah mendapat respon dari Mensesneg secara tertulis.
Dengan adanya respon baik dari Pak kapolri dengan mengajak untuk bergabung di ASN Polri tentunya itu menunjukkan bahwasannya kita masih mengedepankan asas kemanusiaan dan berlaku adil kepada setiap warga negara yang terus kita perjuangkan.
“Pak Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia menyambut niat baik solusi dari Kapolri. kendati demikian tentunya masih perlu komunikasi lebih kepada MenPAN-RB dan BKN untuk memastikan bagaimana cara dan proses yang akan di lakukan untuk Langkah selanjutnya” kata Fachrur (Dio/Ajeng).












