PAREPARE, BestNews19.com – Lago’ta Cafe dan Resto yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ujung Baru Kecamatan Soreang sudah resmi dibuka untuk masyarakat umum.
Meski begitu, Launching Cafe tersebut baru akan dilakukan pada Bulan November.
Cafe Lagota menjadi salah satu tempat yang sudah dinantikan masyarakat Kota Parepare untuk dijadikan tempat nongkrong dan lainnya. Selain itu, berbagai fasilitas pun dapat dinikmati di tempat ini.
Manager Lago’ta, Wahyu Mahmud, mengatakan, ini baru tahap awal dalam melihat apa saja yang menjadi kekurangan baik fasilitas maupun menu untuk menjadi bahan evaluasi sebelum dilakukan launching.
“Jadi, kita tes dulu, baik itu listriknya apakah mampu menampung semuanya, termasuk penerangan di malam hari. Menu-menu juga kita perhatikan, maupun fasilitas. Ini kita akan jadikan evaluasi apakah perlu ada penambahan maupun perbaikan. Intinya, kita mau mepermantap sebelum launching,” terangnya , Jumat 1 Oktober 2021.
Sementara, Owner Lago’ta H Hamzah mengemukakan, awal ide didirikannya cafe ini yang dulunya showroom mobil berawal karena ia melihat showroom mobil yang ia miliki perlahan merosot karena adanya pandemi Covid-19. Alhasil karyawan showroom yang digaji tiap bulannya tidak sebanding dengan penjualan mobil.
“Adanya pandemi Covid-19, yang mana gaji karyawan showroom terus berjalan tiap bulan lantas penjualan mobil menurun. Ini spontan kita buat sebesar ini, karena pandemi. Kalau konsep saya sendiri, meskipun sebagian ada kita gali dari luar. Dan background kita gunakan otomotif,” paparnya.
Untuk menu sendiri kata dia, pihaknya utamakan menu lokal. Dan salah satu yang menjadi andalan kata dia, bebek cincang (palekko). Namun tetap ada menu-menu modern nantinya.
“Ini untuk semua kalangan, bukan kalangan menengah ke atas saja. Menu kita murah kok seperti pada umumnya,” ucapnya.
Ia juga menyebut fasilitas-fasilitas yang disediakan manajemen Lago’ta selain cafe dan resto, terdapat fasilitas Gym, barbershop, ada juga nantinya untuk perawatan kecantikan, lounge, tribun, ruang meeting, ada juga wahana anak-anak, ada terpong juga, toilet, tempat cuci tangan, mushola yang bisa memuat 60 jamaah. Selain itu juga memiliki lahan parkir yang cukup luas.
“Berbagai fasilitas kami sediakan. Di sini kami memiliki 54 karyawan yang mana 97 persen merupakan orang Parepare. Ini belum 100 persen, kita masih 90 persen. Makanya kita lihat dulu tahap awal, dan tetap berbenah selama sebulan ini,” tandasnya (Sanji/D-Je).












