oleh

Anregurutta Prof. DR.KH. Abdul Rahim Arsyad.,Lc.MA Jadi Pembawa Hikmah Maulid BEM STAI DDI Pinrang

PINRANG, BestNews19.com – Pada hari rabu tanggal 03 November 2021, Presiden dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI DDI Pinrang menggelar acara maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Kampus STAI DDI Pinrang.

Kegiatan yang berpusat di Aula STAI DDI Pinrang dihadiri secara langsung oleh anregurutta Prof. DR.KH. Abdul Rahim Arsyad.,Lc.MA yang dipercayakan sebagai pembawa hikmah maulid bersama para dosen dan seluruh mahasiswa serta mahasiswi perguruan tinggi STAI DDI Pinrang.(3/11/2021).

Anregurutta Prof. DR.KH. Abdul Rahim Arsyad.,Lc.MA dalam hikmah maulid Nabi besar Muhammad SAW mengatakan, sebagai umat beragama islam peringatan maulid nabi dapat dijadikan momentum untuk mengirimkan salawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Dimana, peringatan maulid Nabi mendorong kita semua untuk senantiasa menghadirkan dan memperbanyak sholawat pada Baginda Rasulullah, sesuai dengan surat Al-Ahzab ayat 56,” kata Prof. Abdul Rahim Arsyad.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah,” firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 21.” Ungkapnya

Prof. Abdul Rahim Arsyad menjelaskan bahwa Allah SWT menjuluki Nabi Muhammad sebagai uswah yang berarti tidak ada kekurangan pada dirinya.

Hikmah maulid nabi juga dapat menjadi momentum untuk meneguhkan kembali rasa cinta pada Nabi Muhammad SAW dengan mengikuti ajarannya. Mencintai Nabi Muhammad juga berarti mencintai Allah SWT.

“Bertepatan dengan pandemi covid -19 ini, saatnya kita merayu kasih sayang Allah SWT, di tengah kondisi yang tidak pasti mudah-mudahan dikuatkan melalui maulid Nabi ini,” tutur Prof. Abdul Rahim Arsyad.

Prof. Abdul Rahim Arsyad mengingatkan bahwa peringatan maulid nabi bukan sekadar seremonial, tapi meneladani perilaku dan juga perbuatan Nabi Muhammad dalam semua aspek kehidupan dan aktualisasi diri.

“Bagi milenial dapat dicontoh dengan menjadi pemuda hebat. Lalu, bagi para suami dapat mencontoh kejujuran dan keadilan. Serta sosok ayah yang paling baik menyayangi keluarga dan tidak pernah marah. Juga menjadi pemimpin yang sangat adil dan menjadi guru yang bijak,” kata Prof. Abdul Rahim Arsyad.

Hikmah maulid nabi juga berarti melanjutkan perjuangan dan misi Nabi Muhammad SAW dengan mengikuti Alquran dan sunah. Mengamalkan Alquran dan sunah dapat menjadi panduan dan juga menyempurnakan keislaman.

“Jadikan peringatan maulid nabi sebagai momentum untuk memperbaiki akhlak dengan meniru perilaku Nabi Muhammad dan juga menambah keimanan kepada Allah SWT.” Tutup Prof. Abdul Rahim Arsyad dalam ceramah hikmah maulid yang dilaksanakan presiden dan pengurus BEM STAI DDI Pinrang (D-Je).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed