oleh

Polisi Tetapkan SM Jadi Tersangka Pada Kasus Pencabulan Santriwati di Pinrang

PINRANG, BestNews19.com – Drama kasus pencabulan santriwati di Kabupaten Pinrang memasuki babak baru. Dimana terduga pelaku yang berinisial SM sebelumnya membantah telah melalukan tindak pencabulan tersebut dalam konferensi persnya dihadapan para awak media pada senin kemarin.

Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Deki Marizaldi dalam penjelasannya kepada awak media pada senin 08 November 2021, mengatakan, ” sebelum terduga pelaku ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian terlebih dahulu melakukan gelar perkara dan memanggil beberapa korban yang juga sebagai saksi.”

“Awalnya korban hanya satu orang, namun setelah dilakukan gelar perkara untuk mengumpulkan beberapa informasi dan bukti dari korban yang juga sebagai saksi serta konfirmasi dengan pihak P2TP2A Bahtiar Tombong, korban malah bertambah menjadi tiga orang santriwati.”

“Sehingga korban bertambah menjadi empat orang.
Dari keterangan korban yang juga sebagai saksi yang didampingi pihak P2TP2A Bahtiar Tombong, tiga dari empat korban ini bukan warga dari Kabupaten Pinrang.” Beber AKP Deki.

Lanjut kata dia, “kami sudah melakukan pemanggilan kepada terduga pelaku pada senin kemarin untuk dilakukan pemeriksaan, namun melalui penasehat hukumannya (PH) mengatakan terduga pelaku berinisial SM sedang sakit.”

Olehnya itu kata AKP Deki, “setelah terduga pelaku sehat pihak kepolisian akan kembali melakukan pemanggilan yang kedua.”

Untuk kepada terduga pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kami pasal yang disangkakan adalah pasal 82 Ayat 1 junto 76 E dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun.” Kunci AKP Deki Marizaldi pada awak media (D+Je)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed