oleh

Peringati Hari Pahlawan, Kaban Kesbangpol Harap Pemuda Sebagai Leading Sektor Dalam Memberikan Informasi Cepat

SULSEL|PAREPARE, BestNews19 — Peringati Hari Pahlawan, Kesatuan Bangsa dan politik (Kesbangpol) Parepare menggelar Dialog peningkatan aktualisasi nilai-nilai kewaspadaan nasional dan peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini bagi pemuda dan pelajar terhadap potensi terorisme dan radikalisme, Rabu 10 Nopember 2021.

Dialog ini diikuti 125 peserta dari tokoh pemuda, pelajar, pemuda perwakilan kelurahan dan lainnya, bertempat di Hotel Pariwisata kota Parepare.

Kepala Badan Kesbangpol Parepare, Muhlis Salam menjelaskan, berkenan dengan hari pahlawan, dilaksanakan Dialog peningkatan aktualisasi nilai-nilai kewaspadaan nasional dan peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini bagi pemuda dan pelajar terhadap potensi terorisme dan radikalisme yang ada di Indonesia khususnya di kota Parepare.

“Kegiatan ini juga didasari UU No 3 Tahun 2002 tentang pertahanan keamanan. kemudian peraturan menteri dalam negeri RI Tahun 2018 tentang kewaspadaan dini masyarakat dan berbagai informasi yang aktual dari masyarakat berkenan dengan penanganan konflik terorisme dan radikalisme,” jelasnya.

Dialog ini juga dikakukan supaya ini tidak menjadi bias jauh, sehingga pemerintah daerah melalui Kesbangpol mencoba memberikan pemahaman dan solusi terhadap dua ancaman tersebut.

“Karena tidak dimungkinkan, NKRI ini akan dipertahankan oleh kalangan milenial. Generasi mudalah yang diharapkan mampu menangkal segala bentuk ancaman dan kaitannya,” ungkapnya.

Selain itu, kata Muhlis, masyarakat diharapkan mampu menangkal dan melihat situasi dan kondisi politik, ekonomi, sosial masyarakat kota Parepare agar mampu meredam dan mengendalikan stabilitas ekonomi bisa berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, ia mengatakan, hal ini juga merupakan anjuran yang sangat besar oleh wali kota Parepare agar menjaga stabilitas ekonomi, politik dan keamanan dalam hal mempercepat pemulihan ekonomi walaupun dalam kondisi masih diancam oleh pandemi.

“Kami harap agar masyarakat dapat memahami situasi dan kondisi agar dapat menjamin peningkatan kewaspadaan sejak dini, sehingga tercipta kondisi masyarakat yang aman dan tertib,” harapnya.

Komponen organisasi pemuda, organisasi masyarakat dari Kelurahan, kata Muhlis diharapkan sebagai leading sektor utama dalam memberikan informasi dan mengharapkan setiap kejadian yang terjadi baik tingkat RT/RW hingga tingkat kota.

“Oleh karena itu, pemahaman melalui sosialisasi terus dilakukan untuk memberikan pemahaman yang tercepat dan memberikan pengertian bagi masyarakat khususnya mulai dari tingkat RT/RW,” tandasnya (V-Sanji).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed