ENREKANG, BESTNEWS19.COM – Ketua Pergerakan Koalisi Rakyat ( PERKARA) meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional ( BBPJN) XIII Sulawesi Selatan serius menangani Kondisi jalan Nasional yang sangat memprihatikan di poros Kabupaten Enrekang – Toraja.
Misbah juang selaku Ketua PERKARA menyampaikan bahwa, Jalan di kabupaten Enrekang sekarang rusak parah dan bahkan ada puluhan titik di mana jalan hampir terputus yang membuat pengendara kesal dengan kodisi tersebut.
Bahkan sudah beberapa kali masyarakat melakukan aksi protes seperti menanam pohon pisang dan menyampaikan kondisi jalan ini ke perwakilan pemerintah tapi tak kunjung di tanggapi serius dari Balai besar pelaksanaan jalan Nasional (BBPJN) sulawesi selatan.
“Padahal jalan ini adalah jalan ke arah kabupaten toraja dan toraja utara yang kita kenal penyumbang terbesar sektor wisata di Sulawesi Selatan, belum lagi Enrekang yang terkenal penghasil sayur mayur dan bawang merah yang di kirim ke kota makassar sampai lintas provinsi” ucapnya ke awak media, Jum’at ( 30/12/2022)
ia menambahkan bahwa, ada anggaran Paket Preservasi Jalan dan Jembatan Bangkae – Enrekang – Bts Kab. Tana Toraja meliputi pekerjaan Preservasi Pemeliharaan Rutin Jalan dan jembatan dengan nilai kontrak 8,35 Milyar masa pelaksanaan 361 hari kalender.
Tapi itu belum cukup mengatasi kerusakan parah jalan yang ada, pekerjaan pemeliharaan juga terkadang asal kerja banyak jalan yang masih layak itu langsung di asphalt finisher sedangkan jalan yang rusak parah di tinggalkan.
ironisnya lagi cara mereka mengaspal itu langsung menyiram dengan asphalt sprayer tanpa adanya pembersihan dengan air kompresor atau sekedar di sapu dahulu, Belum lagi mereka melakukan pengaspalan dalam kondisi hujan dan jalanan bercampur tanah.
” parahnya lagi yang kami temukan dilokasi pekerjaan seperti Bronjong di beberapa titik belum cukup 2 pekan sudah ambruk terbawa longsoran, hal ini di karena air yg mengalir ke titik Bronjong karena tidak mengalirnya air di drainase” tegas Ketua Perkara
lanjut dia, alangkah baiknya Jalan enrekang ini di perbaiki drainasenya baru ke badan jalan, karna kerusakan sebagian besar jalan di enrekang karna drainase tidak berfungsi semestinya.
“kami juga menyoroti lambannya penanganan Perbaikan jalan ini, seandainya PPK di sini cepat mengarahkan rekanan untuk memperbaiki mungkin jalanan di enrekang tak rusak parah dan berpesan kepada pihak BBPJN agar cepat merespon” tutup Misbah juang sapaannya (Dje).












