Luar Biasa, Bupati Jeneponto Gelar Festival Adat Terbesar Dan Pacuan Kuda Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

JENEPONTO, BESTNEWS  – tercatat Sebanyak 100 kuda pacu se-Sulselbar akan mengikuti Kejuaraan daerah (Kejurda) Bupati Cup 1 2025 di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Langkah tersebut merupakan langkah apresiasi Bupati Kabupaten Jeneponto Ilham Syah Azikin, dan Wakil Bupati Muhammad Islam Iskandar dalam menyemarakkan Festival pacuan kuda bertajuk Bupati Cup 1 ini, akan dijadwalkan selama dua hari di lapangan pacuan kuda Kecamatan Bangkala pada Sabtu – Minggu, 24-25 Mei 2025.

Ketua Panitia, Kasmin mengatakan, event pacuan kuda Bupati Cup 1 ini masih dalam rangkaian Hari Jadi Jeneponto yang ke-162 dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp.73.500.000, – (Tujuh puluh tiga juta lima ratus ribu rupiah).(16/05/2025).

“Jadi total hadiahnya itu lumayan besar ya. Kuda-kuda ini berasal dari berbagai daerah se-Sulselbar, ” ucap Kasmin.

Kasmin menambahkan bahwa itu berlaga dalam 9 kelas. Kelas lokal A 900 M, Lokal B 1.000 M, kelas KPI 1.000 M, kelas Perdana 900 M, Pemula 1.200 M, kelas Sprin terbuka 1.200 M, Derby 1400 M, kelas terbuka 1.600 M dan Open race 2.200 M.

Menurut dia, dari 9 kelas tersebut, terdapat tiga kelas paling bergengsi dengan hadiah tertinggi adalah Kelas Open race 2.200 meter dengan total hadiah Rp.12. 000.000, – juta dan kelas Derby 1.400 meter memperebutkan total hadiah Rp.10.500.000, – juta rupiah.

“Jadi dalam satu putaran/larian 7 kuda pacu. Insya Allah, kita akan hadirkan kuda pacu kisaran 100 ekor, ” sebutnya.

Dari sisi teknis lintasan dan kesiapan peserta, Kasmin yakin kejuaraan kuda ini bisa menyajikan perlombaan adu cepat dan adu tangguh yang aman dan adil bagi seluruh kuda dan atlet peserta, pungkasnya.

Dirinya menambahkan bahwa selain menyediakan area khusus bagi penonton. Pengunjung juga bisa menyaksikan secara langsung pacuan kuda dari tepi track dengan aman.

“Kami dari panitia juga membangun deck Tribune dan tenda bagi penonton agar dapat mengikuti laga para kuda dalam suasana nyaman, teduh dan aman. Kami dari panitia juga memberdayakan para pelaku usaha kecil untuk jualan secara teratur, ” tambahnya.

Tak hanya itu, kenyamanan pengunjung juga akan didukung dengan tersedianya area produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di lokasi seputaran festival.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan sejumlah lembaga adat dan para tokoh nasional lainnya dalam menyemarakkan Festival kebudayaan tersebut (707).