Menembus Rimba Sangatta, 8 Rider BHATLAS Barru Tantang Trek Ekstrem JELAS7 Kaltim

SANGATTA, KUTAI TIMUR, BESTNEWS – Lintas hutan, tebing terjal, lumpur pekat hingga tanjakan ekstrem menjadi arena pertempuran adrenalin bagi delapan personel Team Bhayangkara Trail Lantas (BHATLAS) Polres Barru, yang kini ambil bagian dalam event JELAS7 – Jelajah Alam Sangatta di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Barru Polda Sulsel, Iptu Saripuddin, para rider BHATLAS tampil penuh semangat dalam kegiatan adventure trail tahunan yang dikenal sebagai salah satu trek paling menantang di kawasan timur Indonesia.

Event ini bukan sekadar ajang menaklukkan jalur ekstrem, tetapi juga merupakan undangan khusus dari Wakil Bupati Kutai Timur sebagai bentuk mempererat hubungan, sinergitas, dan persaudaraan antar-komunitas pecinta trail dari berbagai daerah.

Iptu Saripuddin menuturkan bahwa partisipasi timnya di JELAS7 menjadi bukti komitmen Polres Barru dalam membangun komunikasi lintas daerah melalui satu hobi yang sama: adventure trail (30/11/2025).

“Ini bukan hanya soal memacu mesin dan adrenalin, tetapi tentang kebersamaan, persaudaraan, dan memperkuat sinergi antar-daerah. Kami bangga bisa menerima undangan resmi dari Wakil Bupati dan menjadi bagian dari JELAS7 di Sangatta,” ujar Iptu Saripuddin.

Dengan medan khas Sangatta yang dipenuhi jalur bebatuan, turunan ekstrem, dan tikungan tajam di tengah hutan, para rider BHATLAS dituntut mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Setiap tikungan menjadi tantangan, setiap tebing adalah ujian, dan setiap tanjakan adalah pembuktian nyali.

Event JELAS7 sendiri menjadi magnet bagi ratusan rider dari berbagai provinsi, menghadirkan suasana kompetitif sekaligus penuh kebersamaan dalam nafas petualangan alam.

Kehadiran Tim BHATLAS Polres Barru mendapat sambutan hangat dari panitia dan pemerintah daerah, sebagai bentuk penghargaan atas jalinan hubungan baik antara Barru dan Kutai Timur.

Dengan spirit Bhayangkara, tim BHATLAS terus melaju, menembus rimba Sangatta dan menunjukkan bahwa persaudaraan, keberanian, dan sportivitas adalah bagian dari identitas mereka (1707/ENG).