PINRANG, BESTNEWS — Dugaan maraknya mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Pinrang kembali mencuat dan memantik kegelisahan publik. Aktivitas ilegal ini disebut semakin berani, berjalan terang-terangan di sejumlah titik, dan dinilai telah mengganggu hak masyarakat kecil yang bergantung pada BBM subsidi untuk bekerja dan bertahan hidup.
Warga mengaku semakin sulit memperoleh BBM subsidi di SPBU, sementara di lapangan mereka masih melihat adanya oknum yang bebas mengangkut jeriken dalam jumlah besar. Situasi ini memperkuat dugaan bahwa jaringan mafia BBM di Pinrang tidak hanya eksis, tetapi kian menggurita.
Beberapa aktivis dan pemerhati sosial menilai lemahnya penindakan membuat para mafia semakin percaya diri. Mereka mendesak aparat penegak hukum—khususnya Polres Pinrang—untuk tidak lagi bersikap pasif dan segera menindak tegas para pelaku yang merugikan negara serta rakyat kecil.
Sorotan publik pun mengarah pada perlunya langkah konkret dari jajaran kepolisian, mengingat laporan masyarakat terkait aktivitas ilegal tersebut terus mengalir.
Menanggapi hal ini, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Pinrang, Ipda Andi Imam Iradhah, menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan mafia BBM di wilayah hukumnya.
“Kami tidak tinggal diam. Setiap laporan masyarakat kami tindaklanjuti. Saat ini sudah ada proses penyidikan terhadap salah satu oknum yang diduga terlibat dalam praktik mafia BBM,” ujarnya saat dihubungi awak media.
Dengan suara tegas, Ipda Andi Imam Iradhah menekankan bahwa Polres Pinrang akan mengungkap jaringan mafia BBM tanpa pandang bulu.
“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan mafia BBM di wilayah hukum Polres Pinrang. Semua yang terbukti terlibat pasti kami tindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia meminta masyarakat terus melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait penyelewengan BBM subsidi, karena menurutnya keberhasilan pemberantasan mafia BBM sangat bergantung pada dukungan dan informasi publik.
Sementara itu, masyarakat berharap tindakan tegas ini benar-benar diwujudkan dalam operasi nyata di lapangan sehingga distribusi BBM subsidi kembali tepat sasaran dan tidak lagi dikuasai oknum yang mencari keuntungan pribadi.(05/12/2025).
Publik kini menantikan langkah konkret dari Polres Pinrang untuk memutus mata rantai mafia BBM yang diduga telah lama beroperasi dan merugikan masyarakat luas (1707).






