PINRANG, BESTNEWS – Universitas Hasanuddin (Unhas) melanjutkan eskalasi diseminasi informasi penerimaan mahasiswa baru melalui rangkaian sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Fokus sosialisasi kali ini diarahkan pada penguatan strategi bagi para siswa di Kabupaten Pinrang, yang diselenggarakan pada Rabu (21/01), pukul 09.00 WITA di Aula SMAN 1 Pinrang.
Forum edukatif ini menghadirkan jajaran pakar akademis Unhas sebagai narasumber utama, yaitu: Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan); Prof. Dr. Muhammad Aswad, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Farmasi); dan Nurjannah Abdullah, S.IP., M.A. (Dosen Departemen Ilmu Hubungan Internasional).
Kunjungan delegasi Unhas diterima oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Baharuddin Iskandar, S.Pd., M.Pd., bersama Kepala SMAN 1 Pinrang, Ahmad, S.Pd., M.Pd. Sekitar seratusan siswa kelas XII dari berbagai sekolah di Pinrang memadati lokasi guna menyerap informasi komprehensif terkait proyeksi perkuliahan.
Dalam sambutannya, Baharuddin Iskandar menegaskan bahwa institusinya berkomitmen memberikan pengawalan intensif bagi peserta didik dalam menentukan arah studi.
“Kami memfasilitasi pengembangan wawasan siswa melalui webinar berkala yang menghadirkan alumni-alumni berprestasi dari berbagai PTN favorit. Hal ini bertujuan agar para siswa mendapatkan referensi riil serta strategi aplikatif dalam menghadapi seleksi nasional,” jelas Baharuddin.
Memasuki sesi inti, Prof. Muhammad Aswad melakukan bedah materi mengenai struktur kurikulum pendaftaran, pembagian kuota setiap jalur seleksi, hingga analisis tingkat kompetisi (keketatan) program studi berdasarkan rumpun keilmuan.
“Pemilihan program studi menuntut ketajaman analisis siswa dalam menyelaraskan kemampuan akademis dengan rasio keketatan prodi. Pengenalan terhadap variabel penilaian dan ambang batas kelulusan menjadi kunci dalam mengoptimalkan probabilitas kelulusan,” papar Prof. Aswad.
Sejalan dengan hal tersebut, Prof. Syamsu Rijal memaparkan profil institusional Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik nasional. Ia menguraikan diversitas program studi, keunggulan fasilitas riset, hingga ekosistem prestasi mahasiswa yang menjadi indikator kualitas pendidikan di kampus berjuluk Ayam Jantan dari Timur tersebut.
Pada aspek pendaftaran non-nasional, Nurjannah Abdullah menguraikan skema Jalur Mandiri, terutama jalur Prestasi Olahraga, Seni, dan Keilmuan (POSK). Beliau turut memberikan atensi khusus pada integrasi bantuan pendidikan melalui KIP-Kuliah serta pentingnya akurasi data administratif.
“Ketertiban dan validitas administratif merupakan prasyarat mutlak yang tidak boleh diabaikan. Kesalahan data sekecil apapun dapat berimplikasi fatal pada status kelulusan siswa, sehingga ketelitian sejak tahap awal pendaftaran sangat kami tekankan,” tegas Nurjannah.
Melalui upaya diseminasi ini, Unhas berharap dapat membangun pola pikir yang lebih strategis bagi calon mahasiswa di Kabupaten Pinrang untuk menavigasi proses seleksi masuk perguruan tinggi dengan penuh integritas dan kesiapan yang matang (707).












