Polantas Mappatabe: Operasi Keselamatan Pallawa Dimulai di Pinrang, Polisi Kedepankan Edukasi dan Humanisme

PINRANG, BESTNEWS – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pinrang akan menggelar Polantas Mappatabe Operasi Prioritas Keselamatan Pallawa mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini menjadi langkah strategis Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Pinrang (01/02/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pinrang, AKP Andi Sriulva Baso Padduppa, bersama seluruh personel Satlantas, sebagai tindak lanjut dari perintah Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, KBP Dr. Pria Budi, SIK.

Dalam keterangannya, AKP Andi Sriulva menegaskan bahwa Operasi Pallawa tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis melalui konsep lokal “Polantas Mappatabe”, yang bermakna memberi salam, menghormati, dan mengedukasi masyarakat dengan cara yang santun.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Polantas Mappatabe hadir bukan untuk menakuti masyarakat, tetapi untuk mengajak dan menyadarkan bahwa tertib berlalu lintas adalah bagian dari menjaga nyawa,” tegas AKP Andi Sriulva.

Fokus Pelanggaran Berisiko Tinggi

Selama operasi berlangsung, Satlantas Polres Pinrang akan memprioritaskan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal, antara lain:

1.Pengendara tidak menggunakan helm SNI

2.Tidak menggunakan sabuk pengaman

3.Melawan arus

4.Menggunakan ponsel saat berkendara

5.Pengemudi di bawah umur

6.Kendaraan over dimensi dan over loading

7.Pengendara yang melanggar batas kecepatan

8.Berboncengan lebih dari dua orang.

9.Menggunakan knalpot brong

Selain itu, kegiatan sosialisasi, edukasi ke sekolah-sekolah, komunitas, serta patroli dialogis akan digencarkan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat.

Wujud Nyata Polri Presisi

Operasi Pallawa menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keselamatan publik. Polantas Mappatabe juga menjadi simbol transformasi Polri yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dengan sinergi antara polisi dan masyarakat, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pinrang dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mewujudkan jalan raya yang lebih aman, tertib, dan berbudaya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Pinrang untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Karena setiap nyawa sangat berharga,” tutup AKP Andi Sriulva (707).