PINRANG, BESTNEWS – Gelora kebangkitan ekonomi berbasis rakyat terasa kuat di Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Farida Farichah, ke lokasi Koperasi Merah Putih Desa Mattiro Ade menjadi momentum penting yang menyulut harapan baru bagi masyarakat desa (15/04/2026).
Dalam kunjungan yang sarat makna tersebut, Kepala Desa Masolo, Abd. Salam, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Kehadiran para tokoh ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa desa memiliki peran strategis dalam menopang kemandirian ekonomi nasional.
Wamen Koperasi RI, Hj. Farida Farichah, dalam arahannya menegaskan bahwa koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi yang nyata, bukan hanya simbol. Ia mendorong agar Koperasi Merah Putih di Desa Mattiro Ade mampu menjadi contoh konkret bagaimana pengelolaan koperasi yang profesional dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Koperasi bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi wadah perjuangan ekonomi rakyat. Dari desa, kita bangun kekuatan ekonomi Indonesia,” tegasnya penuh semangat.
Sementara itu, Kades Masolo, Abd. Salam, menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Wakil Menteri menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi masyarakat desa, khususnya dalam mengembangkan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi lokal.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Ini menjadi bukti bahwa desa tidak lagi dipandang sebelah mata. Koperasi Merah Putih harus kita jaga, kita kembangkan, dan kita jadikan kekuatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga disambut antusias oleh masyarakat dan pengurus koperasi yang berharap adanya pendampingan berkelanjutan serta akses yang lebih luas terhadap permodalan dan pasar.
Koperasi Merah Putih Desa Mattiro Ade kini menjadi simbol harapan baru bahwa dari desa, perubahan besar bisa dimulai. Dengan dukungan pemerintah dan semangat gotong royong masyarakat, koperasi diyakini mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkeadilan.
Kunjungan ini bukan hanya meninggalkan kesan, tetapi juga pesan kuat: masa depan ekonomi Indonesia ada di tangan rakyat yang bersatu melalui koperasi (707).












