Hangatnya Syukur di Sawah Malimpung: Kades Andi Syahril Bersama DPRD Andi Pallawagau dan Tokoh Adat Andi Patarai Satukan Tradisi dan Harapan Petani

PINRANG, BESTNEWS — Suasana haru dan penuh kebersamaan terasa begitu kental di hamparan sawah Desa Malimpung, Senin (27/04/2026). Dalam balutan tradisi dan rasa syukur, Kepala Desa Malimpung Andi Syahril hadir langsung dalam kegiatan syukuran bersawah bersama Anggota DPRD Kabupaten Pinrang Andi Pallawagau serta tokoh adat setempat, Andi Patarai.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata rasa syukur masyarakat atas hasil panen serta harapan baru untuk musim tanam berikutnya.

Warga tampak antusias, berkumpul dalam suasana kekeluargaan yang hangat, memperlihatkan kuatnya nilai gotong royong yang masih terjaga di tengah arus modernisasi.

Kades Malimpung, Andi Syahril, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tradisi syukuran bersawah adalah bagian penting dari identitas masyarakat desa yang harus terus dilestarikan.

“Ini bukan hanya soal panen, tapi tentang rasa syukur, kebersamaan, dan doa untuk keberkahan ke depan. Kita ingin nilai-nilai ini tetap hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Pinrang, Andi Pallawagau, memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan warga Malimpung. Ia menilai kegiatan seperti ini menjadi simbol kuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tapi juga menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan. Ini yang menjadi kekuatan desa,” ungkapnya.

Tokoh adat Desa Malimpung, Andi Patarai, turut menegaskan pentingnya menjaga warisan leluhur. Menurutnya, syukuran bersawah adalah bentuk penghormatan terhadap alam sekaligus pengingat akan peran manusia sebagai penjaga keseimbangan.

“Tradisi ini mengajarkan kita untuk tidak lupa asal-usul dan selalu bersyukur atas rezeki yang diberikan,” tuturnya dengan penuh makna.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan makan bersama di tengah sawah, menciptakan momen yang tidak hanya sakral, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Di tengah tantangan zaman, Desa Malimpung membuktikan bahwa tradisi, kebersamaan, dan rasa syukur masih menjadi fondasi kuat dalam membangun masa depan yang lebih baik (707).