PINRANG, BESTNEWS – Ratusan anggota dan pengurus Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kabupaten Pinrang mendatangi Mapolres Pinrang, Selasa (2/6/2026), untuk memberikan atensi dan meminta kepolisian segera menuntaskan kasus dugaan penyerangan terhadap P. Saeni, salah satu Penasehat LMP Macab Pinrang.
Kedatangan massa yang dipimpin langsung oleh Ketua LMP Macab Pinrang, Dr. H. Sultani, M.Si, berlangsung tertib dan diterima oleh jajaran Polres Pinrang yang dipimpin Wakapolres bersama pejabat terkait.
Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap proses hukum atas peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam (30/5/2026) di kediaman korban di wilayah Pekkabata, Kabupaten Pinrang.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak korban, insiden tersebut diduga melibatkan aksi pelemparan batu dan pemukulan yang mengakibatkan P. Saeni dan anaknya mengalami luka-luka.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. H. Sultani menegaskan bahwa kehadiran LMP bukan untuk melakukan tekanan di luar hukum, melainkan memastikan kasus tersebut mendapat perhatian serius agar tidak berkembang menjadi konflik sosial yang lebih luas.
“Kami hadir untuk memberi atensi kepada pihak kepolisian agar penanganan kasus ini benar-benar diseriusi dan dituntaskan secara profesional. Jangan sampai persoalan ini berkembang ke skala yang lebih besar dan mengganggu stabilitas keamanan masyarakat,” tegas H. Sultani.
Menurutnya, potensi konflik harus diantisipasi sejak dini mengingat kedua belah pihak memiliki keluarga dan pendukung yang cukup banyak. Karena itu, LMP mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mempercayakan penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.
“Kami mengimbau keluarga korban maupun pihak lainnya agar tidak terpancing emosi. Jangan emosi dilawan emosi, jangan massa dilawan massa. Serahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan. Negara ini adalah negara hukum, tidak ada seorang pun yang kebal hukum,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak Polres Pinrang menyampaikan bahwa penyelidikan kasus tersebut terus berjalan dan telah menunjukkan perkembangan signifikan.
Menurut keterangan yang disampaikan Wakapolres kepada rombongan LMP, berdasarkan hasil penyelidikan, pengumpulan alat bukti serta keterangan saksi-saksi, identitas tersangka telah dikantongi dan saat ini proses hukum memasuki tahapan lanjutan.
“Kasus ini menjadi atensi utama Polres Pinrang dan akan dituntaskan secepatnya agar tidak berkembang serta tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ungkap pihak kepolisian dalam pertemuan tersebut.
Kehadiran ratusan anggota LMP di Mapolres Pinrang sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum yang adil dan transparan.
Dr. H. Sultani juga menegaskan bahwa Laskar Merah Putih selama ini berkomitmen menjadi mitra pemerintah dan kepolisian dalam menjaga keamanan, persatuan, dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pinrang.
“LMP hadir untuk menjaga persaudaraan, membantu menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Kami mendukung penuh langkah kepolisian dalam menegakkan hukum secara tegas, profesional, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Kasus penyerangan di Pekkabata tersebut kini menjadi perhatian publik Pinrang. Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan sehingga memberikan kepastian hukum bagi korban serta mencegah munculnya konflik lanjutan di tengah masyarakat.
(Redaksi Nasional)






