Tragedi di Sungai Irigasi Pekkabata: Dua Pelajar Asal Makassar Tenggelam, Tim Gabungan Temukan Korban Kedua Setelah Pencarian Intensif

PINRANG, BESTNEWS – Duka menyelimuti Kabupaten Pinrang setelah dua pelajar asal Kota Makassar menjadi korban tenggelam di Sungai Induk Irigasi Pekkabata, Dusun Kaluppang, Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, Senin (6/7/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya sempat mendapat penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

Korban diketahui bernama Dilla (17) dan Aini (8), yang merupakan warga Jalan Panccerakkang Dayak, Kota Makassar. Keduanya datang ke lokasi untuk mandi di sungai bersama.

Berdasarkan keterangan saksi, Hj. Rahma (57), sekitar pukul 16.30 WITA Dilla mengajak keponakannya, Aini, mandi di pinggir sungai. Saat hendak turun ke air, Dilla terpeleset akibat kondisi tepian sungai yang licin sehingga keduanya terjatuh ke sungai. Karena tidak memiliki kemampuan berenang, kedua korban hanyut dan tenggelam.

Mendengar teriakan minta tolong, Hj. Rahma segera meminta bantuan warga sekitar. Warga berdatangan dan melakukan upaya penyelamatan. Dilla berhasil dievakuasi dari sungai, sedangkan Aini masih hilang terbawa arus.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada keluarga korban, aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemerintah setempat. Dilla selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Lasinrang menggunakan kendaraan pribadi dengan pengawalan personel TNI dan langsung mendapat penanganan dari tim medis.

Babinsa Koramil 1404-06/Duampanua, Serka Imran, segera berkoordinasi dengan Tim SAR Kabupaten Pinrang untuk melakukan operasi pencarian terhadap Aini. Sekitar pukul 17.55 WITA, Tim SAR yang dipimpin unsur BPBD tiba di lokasi dan langsung melakukan asesmen serta penyisiran di sepanjang aliran sungai bersama personel TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.

Setelah pencarian selama beberapa jam, sekitar pukul 21.25 WITA, korban Aini akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perbatasan Desa Massewae dan Desa Kaballangang. Jenazah kemudian dievakuasi menuju rumah duka sebelum dibawa ke Rumah Sakit Lasinrang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada lokasi yang memiliki tepian licin dan arus yang cukup deras.

Operasi pencarian yang melibatkan Tim SAR, BPBD, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat berlangsung aman dan lancar hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Pemerintah bersama aparat juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, khususnya saat mendampingi anak-anak beraktivitas di kawasan perairan (707).