Satlantas Polres Sidrap Gaungkan Edukasi Blind Spot, AKP Mulyadi: Satu Kesalahan Kecil di Samping Truk Bisa Berujung Maut

SIDRAP, BESTNEWS – Satlantas Polres Sidrap kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui kampanye edukasi keselamatan bertajuk “Blind Spot”, yang mengingatkan masyarakat akan bahaya berada di titik buta kendaraan besar, khususnya truk.

Melalui media edukasi yang informatif dan mudah dipahami, Satlantas Polres Sidrap mengajak seluruh pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, agar memahami posisi-posisi yang tidak dapat terlihat oleh sopir truk melalui kaca spion.

Dalam materi tersebut dijelaskan bahwa area blind spot berada di bagian depan, belakang, sisi kiri, dan sisi kanan truk. Pengendara yang berada di area tersebut berisiko tinggi tidak terlihat oleh pengemudi sehingga dapat memicu kecelakaan fatal.

Satlantas Polres Sidrap juga memberikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat, di antaranya tidak berhenti terlalu dekat di depan truk, tidak berkendara terlalu lama di sisi kiri maupun kanan kendaraan besar, menjaga jarak aman dari belakang truk, memastikan posisi kendaraan terlihat melalui kaca spion truk, serta hanya menyalip ketika kondisi benar-benar aman.

Pesan utama dalam kampanye ini sangat sederhana namun menyelamatkan nyawa: “Jika Anda tidak dapat melihat kaca spion truk, kemungkinan besar sopir truk juga tidak dapat melihat Anda.” (27/07/2026).

Kasat Lantas Polres Sidrap AKP Mulyadi menegaskan bahwa edukasi mengenai blind spot merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Sebagian besar kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar terjadi karena pengendara tidak memahami keberadaan blind spot. Kami mengajak seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman, tidak memaksakan menyalip, dan memastikan kendaraan mereka terlihat oleh pengemudi truk. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Satu detik kehati-hatian dapat menyelamatkan nyawa.”

AKP Mulyadi juga mengimbau masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam setiap perjalanan.

“Kami ingin setiap pengendara pulang ke rumah dengan selamat. Patuhi aturan lalu lintas, hormati pengguna jalan lainnya, dan jangan pernah mengabaikan risiko blind spot kendaraan besar.”

Dengan edukasi yang terus digencarkan, Satlantas Polres Sidrap berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan tercipta budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang (707).