PINRANG, BESTNEWS — Suasana haru menyelimuti masyarakat Kelurahan Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, menyusul berakhirnya masa jabatan Andi Rahmat, SE., sebagai Lurah Benteng setelah kurang lebih empat tahun mengabdikan diri untuk masyarakat.
Selama masa kepemimpinannya, Andi Rahmat dikenal tidak hanya sebagai seorang pejabat pemerintahan, tetapi juga sebagai sosok yang berusaha membangun kedekatan dengan masyarakat, membuka ruang komunikasi dan hadir dalam berbagai kegiatan serta persoalan yang dihadapi warga.
Empat tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam rentang pengabdiannya, berbagai pelayanan, program kemasyarakatan dan kontribusi untuk Kelurahan Benteng telah menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya (09/09/2026).
Kini, ketika masa tugasnya berakhir, Andi Rahmat menyampaikan permohonan maaf sekaligus berpamitan kepada seluruh masyarakat Kelurahan Benteng.
«“Seiring dengan berakhirnya masa jabatan saya sebagai Lurah Benteng, izin saya menyampaikan bahwa ini merupakan sebuah kehormatan dan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya sangat bersyukur telah diterima dengan baik, dibantu dan didukung oleh warga yang luar biasa ramah dan kompak,” ungkap Andi Rahmat.»
Dengan penuh kerendahan hati, dirinya juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama menjalankan amanah masih terdapat kekurangan maupun kekhilafan.
«“Saya memohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak, selama menjalankan amanah pelayanan ini. Terima kasih atas kebersamaan dan kenangan indah yang telah kita ukir bersama,” tuturnya.»
Andi Rahmat menegaskan bahwa berakhirnya masa jabatan sebagai lurah bukan berarti berakhir pula tali silaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Benteng.
«“Pintu silaturahmi saya akan selalu terbuka untuk Bapak/Ibu sekalian. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kedamaian dan keberkahan untuk kita semua dan kelurahan yang kita cintai ini,” ujarnya.»
Apresiasi Tokoh Akademisi
Kepergian Andi Rahmat dari kursi Lurah Benteng turut mendapat apresiasi dari tokoh akademisi, Mustamin B Amus, SE., MM.
Menurut Mustamin, selama kurang lebih empat tahun menjalankan amanah, Andi Rahmat telah menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai sosok Andi Rahmat memiliki pendekatan yang cukup dekat dengan warga sehingga komunikasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat dapat terjalin dengan baik.
«“Pak Andi Rahmat adalah sosok yang telah memberikan warna tersendiri selama memimpin Kelurahan Benteng. Dedikasi, komunikasi dan kedekatannya dengan masyarakat patut diapresiasi. Tentu banyak kenangan dan kontribusi yang akan terus diingat oleh masyarakat,” ujar Mustamin.»
Ia berharap pengabdian Andi Rahmat selama memimpin Kelurahan Benteng menjadi catatan positif dalam perjalanan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Tokoh Masyarakat: Sulit Mengucapkan Selamat Tinggal
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Kelurahan Benteng, Anton Wahid. Ia mengaku bahwa berakhirnya masa jabatan Andi Rahmat meninggalkan rasa kehilangan bagi sebagian masyarakat yang selama ini telah merasakan langsung komunikasi dan pelayanan pemerintah kelurahan.
«“Bagi kami masyarakat, Pak Andi Rahmat bukan hanya seorang lurah. Beliau sudah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Benteng selama kurang lebih empat tahun. Tentu ada rasa kehilangan ketika seorang pemimpin yang sudah dekat dengan masyarakat harus berpamitan,” kata Anton Wahid.»
Menurutnya, setiap pemimpin tentu memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun, dedikasi serta kontribusi Andi Rahmat selama mengemban amanah sebagai Lurah Benteng layak dikenang dan dihargai.
«“Kami menyampaikan terima kasih atas seluruh pengabdian dan kontribusi beliau. Semoga di tempat dan amanah berikutnya, beliau tetap diberikan kesehatan, kesuksesan dan keberkahan. Silaturahmi dengan masyarakat Benteng jangan sampai terputus,” harapnya.»
Empat Tahun Pengabdian, Kini Tinggal Kenangan
Pergantian seorang pejabat adalah bagian dari dinamika pemerintahan. Namun bagi masyarakat yang telah merasakan langsung kehadiran seorang pemimpin, sebuah perpisahan terkadang tidak sekadar pergantian jabatan.
Ada kenangan, ada kebersamaan dan ada jejak pengabdian yang ditinggalkan.
Empat tahun Andi Rahmat bersama masyarakat Kelurahan Benteng kini menjadi bagian dari perjalanan sejarah pemerintahan kelurahan tersebut.
Jabatan boleh berakhir, tetapi pengabdian dan kebaikan yang pernah diberikan kepada masyarakat akan selalu memiliki tempat tersendiri di hati warga.
Selamat jalan dalam tugas dan pengabdian berikutnya, Andi Rahmat. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Kelurahan Benteng.
Jabatan berakhir, tetapi silaturahmi dan kenangan tidak akan pernah berakhir (707).






