PINRANG, BESTNEWS19.COM — Mengedepankan semangat Polisi Bersama Masyarakat, sinergi Tiga Pilar Kecamatan Patampanua bersama pemerintah kelurahan, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Laskar Merah Putih (LMP) Patampanua terus diperkuat melalui aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan warga.
Pemerintah Kelurahan Tonyamang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mengimbau masyarakat Lingkungan Talabangi untuk berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti membersihkan saluran air atau selokan sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman banjir sekaligus mencegah berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 Wita hingga selesai, sebagaimana tertuang dalam surat imbauan Pemerintah Kelurahan Tonyamang Nomor 67/TG/X/2026 tertanggal 22 Oktober 2026.
Kerja bakti ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan, silaturahmi, dan koordinasi Tiga Pilar Kecamatan Patampanua pada 18 Oktober 2026, yang membahas langkah penanggulangan potensi luapan banjir serta peningkatan kewaspadaan terhadap kasus DBD di wilayah Kelurahan Tonyamang.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak membersihkan saluran air di depan rumah dan lingkungan pekarangan masing-masing. Upaya sederhana ini diharapkan mampu menjaga kelancaran aliran air, mengurangi risiko genangan, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat (23/10/2026).
Kapolsek Patampanua, AKP Bakri, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan.
“Semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Setiap kegiatan bakti sosial, kerja bakti, maupun aksi kemanusiaan menjadi ruang bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, dan bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang dihadapi,” demikian pesan yang dapat disampaikan Kapolsek Patampanua.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya memastikan saluran air tidak tersumbat sampah dan tidak membiarkan genangan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan bersama-sama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, serta memperkuat kebersamaan demi keselamatan dan kesehatan warga,” demikian pesan yang relevan dengan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Danramil 1404-05 Patampanua, Kapten Inf Abdul Muis, diharapkan menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
“Kegiatan kerja bakti bukan sekadar membersihkan selokan, tetapi juga memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Melalui sinergi TNI, Polri, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat, berbagai potensi ancaman di lingkungan dapat diantisipasi sejak dini,” demikian rumusan pesan yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Danramil.
Menurut pesan tersebut, keterlibatan aktif masyarakat sangat penting karena lingkungan yang terawat membutuhkan kepedulian berkelanjutan, bukan hanya saat ancaman banjir mulai muncul.
Lurah Tonyamang, Andi Mardiana, A.Md., melalui imbauan resminya mengajak seluruh masyarakat Lingkungan Talabangi untuk bergotong royong membersihkan saluran air di depan rumah maupun di sekitar pekarangan masing-masing.
Langkah tersebut menjadi bentuk antisipasi dini terhadap potensi luapan banjir sekaligus upaya menjaga kebersihan lingkungan dari ancaman penyakit DBD.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kerja bakti ini. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan saling membantu dan menjaga saluran air tetap bersih, kita berupaya mengurangi risiko genangan dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi seluruh warga,” demikian rumusan pernyataan yang dapat disampaikan Lurah Tonyamang setelah mendapat konfirmasi.
Pemerintah kelurahan juga mengharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air yang dapat menyebabkan penyumbatan ketika hujan turun.
Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Patampanua, P. Sannang, diharapkan mengajak seluruh anggota organisasi untuk mengambil bagian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan mendukung langkah pemerintah bersama TNI-Polri dalam menjaga keselamatan warga.
“Laskar Merah Putih hadir bukan hanya sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Kami mendukung semangat gotong royong dan sinergi bersama TNI-Polri serta pemerintah untuk membantu masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan bencana dan menjaga kebersihan lingkungan,” demikian rumusan pesan yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Ketua LMP Patampanua.
Menurut pesan tersebut, kebersamaan lintas sektor merupakan modal penting dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan permukiman.
Sinergi Tiga Pilar, Wujudkan Lingkungan Aman dan Sehat
Kegiatan kerja bakti ini melibatkan unsur Pemerintah Kelurahan Tonyamang, Polsek Patampanua, Koramil 1404-05 Patampanua, Laskar Merah Putih Patampanua, kepala lingkungan, BLUD Puskesmas Teppo, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Kolaborasi tersebut menjadi gambaran pentingnya sinergi Tiga Pilar—TNI, Polri, dan pemerintah—yang diperkuat partisipasi masyarakat serta organisasi kemasyarakatan.
Pencegahan banjir dan DBD membutuhkan langkah nyata dan berkelanjutan. Saluran air yang bersih, pengelolaan sampah yang baik, serta pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan warga.
Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, kerja bakti di Lingkungan Talabangi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membangun budaya peduli lingkungan, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.
Gotong royong adalah kekuatan. Kepedulian adalah pencegahan. Sinergi adalah langkah nyata untuk melindungi masyarakat (Amr-Brocil/707).






