Organisasi Semut Indonesia Berkonflik: SEKJEN Dipecat, Oknum inisial Y Yang Mengaku Sebagai Ketum Lantaran Hanya Tak Balas SMS

JAKARTA, BESTNEWS – Konflik internal di organisasi Semut Indonesia semakin memanas setelah Sekjen dipecat secara sepihak.

Pemecatan semena mena yang dilakukan oleh oknum mengaku ketua umum inisial Y itu, dimana Sekretaris jenderal semut indonesia mempertanyakan keabsahan surat pemberhentian dirinya tersebut.

Menurut sumber internal organisasi, surat pemecatan sekjen H.Rusli Kadir yang ditandatangani oleh seorang oknum inisial Y yang mengaku sebagai ketua umum tersebut dinyatakan secara sepihak, karna dalam surat tersebut memakai Kop surat organisasi namun hanya ditanda tangani oleh oknum yang mengaku ketua umum, tanpa tanda tangan sekjen.

Apalagi oknum berinisial Y ini tidak pernah ditetapkan dalam sebuah SK.

Bahkan tidak pernah dilantik dan dikukuhkan sebagai ketum, sehingga surat pemberhentian tersebut dinyatakan ilegal dan tidak sah karena tidak mempunyai landasan hukum.

“ Ini bukti bahwa oknum inisial Y yang mengaku ketua umum tersebut tidak profesional dalam mengelola organisasi, dan tidak mempunyai kemampuan dan pemahaman administrasi.” Kata salah seorang anggota semut indonesia.

“Bahkan tidak mempunyai kewenangan karna tidak pernah ditetapkan,dilantik dan dikukuhkan sebagai ketua umum.” paparnya.

Sekjen semut Indonesia juga menertawakan alasan yang menjadi pemecatan dirinya,karna hanya lantaran tidak membalas chat.

“Saya tidak melakukan kesalahan apa pun. Sehingga ditengarai pemecatan ini hanya karena untuk menutupi pelanggaran kode etik dan tindakan arogansi yang kerap dilakukan oknum inisial Y tersebut.

Ia berharap agar konflik ini dapat segera diselesaikan dengan menggelar muslub dan semut indonesia dapat kembali berjalan dengan normal.

Menurutnya, konflik internal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas dan SDM oknum Y dalam pengelolaan organisasi.

“Kami berharap agar semut Indonesia dapat memperbaiki sistem pengelolaan internalnya agar tidak terjadi lagi kejadian seperti ini. Dan memilih ketua yang amanah, memliki SDM serta leadership yang mumpuni.

Konflik internal ini telah menimbulkan perpecahan dan memicu perdebatan sengit di kalangan anggota organisasi.

Sebahagian besar pengurus dan anggota menentang pemecatan sepihak yang tidak berdasar tersebut dan menuntut agar oknum inisial Y dipecat dari keanggotaan organisasi semut Indonesia.

“Kami juga sudah menggelar musyawarah luar biasa dan memilih ketua umum secara musyawarah dan mufakat sesuai Ad/Art.

Sekaligus memberhentikan oknum Y dari organisasi.” Tutupnya (707).