PINRANG, BestNews19.com – Kejadian pencabulan anak santri oleh tiga tenaga honorer di sekolah MTS DDI Patobong Kabupaten Pinrang membuat nama baik dan prestasi sekolah tersebut tercoreng.

Akan kejadian itu, pada jumat kemarin pukul 15.00 Wita, ketua yayasan pondok pesantren sekolah MTS DDI Patobong Pinrang Ir H Arifuddin Malli langsung melakukan konferensi pers dengan para awak media online dan electronik di salah satu warung kopi Pinrang.

“Setelah mendapat berita kejadian pencabulan kepada para santri, saya sebagai ketua yayasan Pondok pesantren sekolah MTS DDI Patobong langsung mengimbau kepada seluruh pengurus yayasan pondok pesantren sekolah MTS DDI Patobong untuk melakukan rapat pemecatan kepada ketiga tenaga guru honorer ini”, ucapnya jelas kepada para awak media.

Kejadian ini kata H Arifuddin Malli, “telah mencoreng nama baik sekolah MTS DDI Patobong Kabupaten Pinrang”, makanya kami langsung mengeluarkan surat pemecatan dan penonaktifan ketiga guru tenaga honorer dengan nomor surat: 172/YPPMU/XI/2020 tentang penonaktifan pembina guru dan tenaga kependidikan pada yayasan pondok pesantren Mabbaul Ulum DDI Patobong”.

Sedangkan untuk anak anak santri yang menjadi korban ketiga tenaga guru ini akan kami datangkan ahli psikologi dan perlindungan anak untuk melakukan pembinaan secara emosional kepada korban korban yang telah terkontaminasi perbuatan bejat para eks guru tenaga honor sekolah MTS DDI Patobong”, tuturnya mengakhiri (C13).












