PINRANG, BestNews19.com – Kabar jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air 182 pada hari sabtu tanggal 09 Januari 2021 diperairan Kepulauan Seribu, membawa duka mendalam bagi, kerabat dan keluarga dekat korban di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.
Duka mendalam yang dialami oleh keluarga korban di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan terkait tiga orang keluarga mereka adalah penumpang dari pesawat Sriwijaya Air 182 tujuan Jakarta – Pontianak yang dinyatakan meninggal dunia pada kecelakaan tersebut.

Kakak kandung korban bernama Mustafa (47) yang ditemui awak media dirumah duka tepatnya di Kampung Mattagie, Desa Watangpulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang mengatakan, “adik kandung saya bernama Rusni (31) bersama suaminya Supianto (37) dan anaknya bernama Abida Dania (2) masuk dalam daftar korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air 182 di perairan Kepulauan Seribu. Ketiganya merupkan satu keluarga.”
“Saya sempat berkomunikasi dengan almarhumah waktu masih diatas pesawat bersama suami dan anaknya. Bahkan kata dia, Almarhumah masih sempat mengabadikan kejadian tersebut dengan rekaman video berdurasi 19 detik.”

“Selang beberapa jam kemudian kami mendapat kabar bahwa ada pesawat terbang yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Dimana jenis pesawat yang jatuh itu sama dengan jenis pesawat yang ditumpangi adik saya bersama suami dan anaknya.” Tuturnya.
“Kami pun segera mencari informasi kebenarannya, kata dia. Dan ternyata memang benar bahwa pesawat Sriwijaya Air 182 yang ditumpangi adik saya mengalami kecelakaan di perairan Kepulauan Seribu.”
“Bupati Pinrang H. A.Irwan Hamid yang mendapat kabar duka dari warganya sehari setelah kejadian langsung mendatangi rumah korban dan mengucapkan turut berduka cita sedalam dalamnya serta memberikan bantuan secara pribadi kepada kedua anak korban yang masih dalam suasana berduka.”

Bupati mengatakan, “kami dari pihak pemerintah Kabupaten Pinrang turut berduka cita atas apa yang dialami oleh kedua orang tua bersama adik dari ananda Asriandi dan Sri Wahyuni.”
“Dan kepada keluarga yang ditinggal saya berharap agar tabah dan ikhlas menerima cobaan ini.” Ujarnya.
Diakhir kunjungannya dirumah duka, Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid memberikan bantuan kepada kedua anak Almarhum dan Almarhumah.” (Jeng).











