oleh

Begini Keluhan Pengungsi Kepada Bupati Majene Saat Jemput KASDAM XIV HASANUDDIN

MAJENE, BestNews19.com – Kedatangan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Andi Muhammad, disambut bahagia oleh bapak Bupati Majene bersama warga pengungsi Stadion Sport Center Kecamatan Banggai.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Andi Muhammad, akan menyerahkan secara langsung bantuan sembako kepada para pengungsi di Kabupaten Mejene dan Kabupaten Mamuju.” Jumat (22/01/202).

Pada penjemputan Kasdam XIV/Hasanuddin, para warga yang mengungsi mendatangi Bapak Bupati Majene dan menyampaikan keluhan mereka selama mengungsi di Stadion Sport Center.”

“Pak Bupati, selama kami mengungsi di Stadion Sport Center, keluarga kami terkadang tidak mendapatkan bantuan dan setahu kami warga yang mengungsi disini bantuan dari luar daerah Sulbar banyak terkumpul di Polsek Banggai.”

Bahkan pak Bupati, “anak anak dipengungsian ini terkadang makan hanya dengan nasi saja tidak ada lauk sama sekali. Kasihanilah kami pak, meski kami hanya warga dari pesisir dan tidak terkena secara langsung bencana gempa akan tetapi jika terjadi gempa bumi yang disertai tsunami yang pertama akan mengalami bencana itu warga pesisir Kelurahan Rangas.” Tutur SS yang enggan disebut namanya.

Terkait pendistribusian secara langsung bantuan sembako di area pengungsian Stadion Sport Center Majene, Kapolsek Banggai AKP Soekri mengatakan, ” untuk pendistribusian bantuan sembako yang diserahkan secara langsung oleh para penyumbang itu akan kami alihkan ke pendopo Bapak Bupati.”

Sebab kata dia, “terkadang para pengungsi ini akan melakukan pengambilan sembako tanpa terkoordinir dan akan terjadi pembagian sembako yang tidak merata.”

Bahkan kata dia, adanya informasi bahwa para pengungsi ini dalam dua hari akan dikembalikan kerumah masing masing dan lokasi pengungsian di Stadion Sport Center harus dikosongkan karena warga yang mengungsi diarea ini adalah warga pesisir Rangas yang tidak begitu terdampak bencana alam.”

Sebab kata dia, “warga mengungsi ini hanya takut akan adanya gempa susulan yang sangat besar dan berpotensi tsunami.”

Bupati Majene H. Lukman yang ditemui para pengungsi mengatakan” kepada seluruh warga Kelurahan Rangas, mengenai informasi tidak tersalurkannya bantuan secara merata di pengungsian ini, saya sebagai Bupati Majene akan berkordinasi dengan para camat dan lurah masing-masing.”

“Dan informasi adanya pengemblian para pengungsi kerumah masing masing di Kelurahan Rangas belum ada keputusan yang mengatakan. Sebab pihak BMKG bekum bisa memastikan kapan bencana gempa ini akan berakhir.” Jelasnya.

“Kepada warga dipengungsian, yang terkadang tidak mendapatkan bantuan makanan bahkan jika sedang sarapan dengan keluarga mereka, hanya memakan nasi tanpa lauk.”

“Insya Allah setelah pendataan by Name by Address yang dilakukan para Camat di wilayah masing – masing yang pendataannya hari ini adalah hari terakhir, setelah itu kami akan secepatnya mendistribusikan bantuan sembako kepada ke lokasi para pengungsi.” Tutupnya (Ajeng).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed