SULSEL|PAREPARE, BestNews19 — Salah seorang peserta CPNS, Hasnia, asal Kabupaten Pinrang, mengaku komputer yang digunakan, error saat tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesi pertama, di Gedung Islamic Center Kota Parepare Kamis, 16 September 2021.
Hasnia mengaku mouse komputer yang digunakan loading dan tidak dapat terpencet ketika menjawab soal nomor 10. Saat itu, kata dia mengangkat tangannya dan berharap panitia segera melihatnya. Namun panitia tidak melihat, sehingga katanya, memanggil pengawas dengan sebutan pak berulang kali.
“Loading jawabanku, dan mousenya tidak mau tertindis. Terus saya angkat tanganku, lama baru naliatka pengawasnya. Kan tidak boleh orang bicara, jadi kuangkat terus tanganku, tapi lama jadi saya panggil pak, baru di dengar. Baru mau mendekat langsung mati laptop,” keluhnya.
Namun ia menyayangkan saat jawaban loading, waktu terus berjalan. Dan saat mati waktu SKD juga berhenti. Ia pun katanya, diarahkan untuk pindah ke PC yang kosong untuk melanjutkan tes SKD. Saat di soal TIU menjawab seadanya, karena katanya, tidak sempat lagi menghitung.
“Jadi pas loading jawabanku saya liat waktunya berjalan, tetapi pas mati laptop tidak jalan waktunya. Tetapi tersimpan ji jawabanku,” ungkapnya.
Tim pengawas tes SKD, dari BKN Regional Makassar, ABD Kaneng, mengungkapkan hal itu terjadi bukan karena PC atau jaringan, namun terjadi human error.
“Itu bukan karena jaringan atau komputer, itu biasanya asa yang salah pencet, atau dia punya deretan angka kurang atau terbalik. Jadi itukan mau di restar sama panitia. Jadi di kasi masuk lagi sama admin dengan nomor tes, nomor pin, terus dibuka lagi. Itupun waktu mereka tidak dikurangi selama 100 menit,” ungkapnya.
Menurutnya, waktu juga tidak berjalan apabila terjadi trouble, karena menggunakan sistem.
“Kalau jaringan kita tidak bisa pastikan 100% bahwa. Dan memang panitia telah menyediakan PC cadangan,” tandasnya. (Sanji)












