Aksi Demo Aliansi Pemuda, Mahasiswa Dan Masyarakat Pinrang Pertegas Kejari Pinrang Dalam Penanganan Kasus Dugaan Korupsi

PINRANG, BestNews19.com – Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Pinrang turun melakukan aksi demonstrasi untuk memperingati Hari Anti Korupsi di kantor bupati, DPRD, Polres dan juga Kejari Pinrang, pada kamis kemarin.

Kordinator Aliansi, Andri Ardi Anda, mengungkapkan, jika dirinya bersama dengan mahasiswa, pemuda, juga masyarakat, turun melakukan aksi unjuk rasa untuk mempertegas komitmen dari Aparat Penegak Hukum (APH), menyangkut kasus-kasus dugaan korupsi di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.”

Andri kata dia, “Kami sudah melakukan investigasi dan mengumpulkan data. Soal kasus dugaan korupsi di Pinrang. Itu kami hitung ada 27 kasus, baik yang baru atau lama, belum pernah ada penetapan tersangka.”

Andri menyebutkan beberapa. Misalnya saja hasil penjualan sawah aset Pemda yang seluas 43 hektar. Pungutan liar kepada petani untuk pendistribusian Alsintan Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Pinrang.

Ada juga pemotongan gaji ke-13 pada dan anggaran PAUD pada Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Pinrang. Lalu, tambahnya, dugaan kesalahan spesifikasi material pada proyek rehabilitasi daerah irigasi rantoni tahun 2020 pada Dinas PSDA Pinrang.

Termasuk, lanjutnya lagi, markup dan kesalahan spesifikasi teknis dan pengurangan volume pada pekerjaan peningkatan jalan beton poros Urung – Barombong tahun 2021 yang menelan anggaran Rp6 miliar lebih.

“Puluhan kasus yang kami catat ini, kami minta APH untuk segera melanjutkan penanganan kasus-kasus itu. Sejauh ini jalan di tempat. Tidak pernah sampai pada penetapan tersangka,” teriak kesal Andri dalam orasinya di depan gedung Kejari Pinrang.

Selain itu, bebernya, aliansi juga menginginkan agar APH melakukan upaya penyelidikan dan menjadikan atensi terhadap berbagai kegiatan pada lingkup Pemda Kabupaten Pinrang yang dicurigai, atau berpotensi terjadi dugaan tindak pidana korupsi (Rls/D-Je).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *