PINRANG, BestNews19.com – Setelah mendapat laporan dari warga akan kejadian tenggelamnya salah satu warga dari dusun Bila 1 Desa Tapporang Kecamatan Batulappa Kabupaten Pinrang pada Senin 20 Juni 2022 pukul 14.00 Wita di saluran induk Bendung Benteng.
Koordinator bidang Sosial dan Penanggulangan bencana (SOS-PB) Pinrang Jeep Community (PJC) dan IOF Rescue Pinrang Idil Ali bersama team SAR Pinrang yang di komandoi oleh Asbudi langsung menuju kelokasi untuk melakukan penyisiran dan evakuasi kepada korban.”
“Kami sementara melakukan penyisiran manual di saluran induk Bendung Benteng bersama beberapa team dari SOS-PB Pinrang Jeep Community (PJC), IOF Rescue Pinrang, SAR Pinrang, SAR Lasinrang
TRC BPBD Kabupaten Pinrang, Pramuka Peduli Kwarcab Pinrang, Oi Crisis Center,
PMI Pinrang serta personil Polsek Patampanua dan pemerintah desa setempat.” Jelas Idil Ali.

Dari Informasi awal yang kami terima kata Idil Ali, korban ini adalah seorang ibu rumah tangga berinisial SN (60) yang saat itu hendak kerumah keluarganya di Dusun Bila 1 untuk membantu dalam kegiatan hajatan.”
Namun lanjut kata Idil Ali yang di dampingi anggota IOF Rescue Syamsul Qamar, “karena rumah keluarga korban berada di seberang sungai, maka korban harus memutar terlebih dahulu kearah bendungan Benteng.”
Dan saat itulah korban tak kuasa mengontrol kendaraan roda dua yang dikendarainya sehingga terperosok masuk ke arah pintu saluran induk irigasi Bendung Benteng yang miliki arus cukup deras. Sehingga korban bersama kendaraan roda duanya langsung tenggelam terbawa arus deras.” Jelas Idil pada awak media.
Setelah melakukan koordinasi dengan beberapa team untuk melakukan penyisiran dengan membagi dua kelompok penyisiran serta evakuasi di lokasi saluran induk Dusun Bila 1 dan saluran induk lokasi Desa Mallang. Team sampai pada pukul 16.30 Wita tidak menemukan hasil (nihil).
Sehingga pencarian dilanjutkan setelah sholat Magrib dan berhasil menemukan korban di dusun Lasape yang berjarak kurang lebih 7 kilo meter dari lokasi korban terjatuh dengan kondisi meninggal dunia (MD).” Tambah Idil Ali.
Korban setelah ditemukan langsung dievakusi kerumah duka untuk disemayamkan oleh keluarga dan akan di lakukan pemakaman di pekuburan keluarga mereka.”

Senada dengan itu Komandan regu SAR Pinrang Asbudi, mengatakan ” kita melakukan penyisiran di sepanjang aliran saluran induk tempat korban terjatuh.”
Namun yang lebih awal kita temukan adalah kendaraan roda dua milik korban yang mana jarak penemuan kendaraan roda dua tersebut dengan lokasi jatuhnya korban kurang lebih 50 meter (M).
Dan bersama seluruh team penyisiran dan evakuasi, usai sholat Magrib korban berhasil kita temukan dalam kondisi meninggal dunia.” Tuturnya pada awak media.
Terpisah ketua Pengcab IOF Pinrang H.Herman Halim, SE mengatakan, “kami dari pengurus Pengcab IOF Pinrang khususnya pada bidang IOF Rescue turut berduka cita atas apa yang dialami oleh korban dan semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.”

Dan kami dari pengcab IOF Pinrang khusunya pada unit IOF Rescue selalu stanby 1×24 Jam untuk melayani informasi bencana serta kegiatan sosial.”
Dan untuk warga yang akan memberikan informasi akuratnya silahkan menghubungi koordinator Departemen Sosial dan Tanggap Bencana IOF Rescue bapak Idil Ali bersama bapak Syamsul Qamar, atau bisa melalui frekuensi ht 14.3720 Mhz Rescue IOF Pinrang.” Tutup ketua Pengcab IOF H.Herman Halim pada awak media (705).












