PINRANG, BestNews19.com – Kejadian banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan mendapat perhatian penuh dari Kapolres Pinrang AKBP Moh Roni Mostafa, S.I.K.,M.I.K, bersama Bupati Pinrang H.Andi Irwan Hamid serta Dandim 1404 Pinrang Letkol Inf Aris Barunawan dan para kepala dinas jajaran Pemerintah Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.
Dari pantauan awak media dilokasi terlihat Kapolres Pinrang bersama Bupati dan Dandim 1404 Pinrang mendatangai sejumlah daerah yang terdampak banjir serta tanah longsor di kecamatan Lembang (17/12/2022).
Lokasi yang kami datangi ini diantaranya, Desa Binanga Karaeng, Desa Benteng Paremba, Kelurahan Betteng dan Desa Ulu Saddang Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.” Tutur Kapolres Pinrang.
Selain memantau dan menurunkan personil untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir serta tanah longsor, kami juga memantau tanggul di sungai Galang galang yang berada di dusun Pajalele desa Binanga Karaeng Kecamatan Lembang yang kondisinya hampir jebol akibat luapan air banjir.” Jelasnya.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan untuk memantau kondisi jembatan Kandoka di dusun Kandoka desa Benteng Paremba serta kodisi persawahan warga yang terendam banjir.”
Lanjut kata Kapolres Pinrang kunjungan bersama bapak Bupati Pinrang serta Dandim 1404 Pinrang di lokasi tanah longsor dikampung Pao kelurahan Betteng dan jalan poros desa Ulu Saddang desa Bakaru Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang.”
Kapolres Pinrang menambahkan, untuk titik lokasi longsor di wilayah Kecamatan Lembang yaitu, Desa Sali sali:
– Dusun Mariri 6 titik longsor
– Dusun alloan 7 titik longsor
– Dusun Silu 6 titik longsor
– Dusun Sabura 3 titik longsor
Desa Ulu Saddang:
– Dusun Salimbongan 5 titik longsor
Kelurahan Betteng:
– Kampung Pao 5 titik longsor.
Sedangkan titik lokasi yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Lembang yaitu:
Desa Pangaparang
– Dusun Parragaan
– Dusun Tana lita
– Dusun Bakkila
Desa Benteng Paremba
– Dusun Indo Apping
– Dusun Kandoka
– Dusun Rajang Balla
Desa Binanga Karaeng
– Kampung Dusun Pajalele
Terakhir Kapolres menambahkan, pada kejadian bencana alam banjir dan tanah longsor ini tidak ada korban jiwa, hanya mengakibatkan kerugian materil yaitu rumah-rumah warga tergenang air serta persawahan warga terendam banjir kurang lebih100 Hektar.”
Dan bibit padi berumur 3 minggu serta lokasi longsor tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua sehingga masyarakat tidak bisa beraktifitas seperti biasa.”
Sebagai Kapolres Pinrang saya menghimbau kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Pinrang Polda Sulsel agar lebih waspada akan bencana alam banjir dan tanah longsor khususnya warga yang berada di daerah pegunungan, sedangkan untuk warga disekitar pesisir pantai untuk mewaspadai bencana angin kencang dan ombak.”
Karena saat ini curah hujan dengan intensitas tinggi maupun sedang bisa saja menimbulkan bencana alam.” Kunci Kapolres Pinrang AKBP Moh Roni Mostafa pada awak media 73n9).






