Personil Polsek Tiroang Bersama Sar Gabungan Temukan Mayat Wanita di Duga Hanyut Terbawa Banjir

Berita, Peristiwa81 Dilihat

PINRANG, BestNews19.com – Seorang perempuan, Ati (58) di Kelurahan Samaturue Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang hilang terseret arus saat banjir. Hari ke empat Selasa (27/12) berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan dan Masyarakat di Lingkungan Toe kelurahan Samaturue kecamatan Tiroang kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tim SAR gabungan menyisir irigasi hingga persawahan mencari korban yang sudah tiga hari hilang.

“Alhamdulillah, benar korban sudah ditemukan Oleh tim SAR Gabungan, saat melakukan pencarian,” ungkap salah seorang Tim SAR gabungan yang turut membantu pencarian korban, saat dikonfirmasi.

Sebelumnya. proses pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Pinrang, Basarnas, Tim Brimob Parepare, Polairud Suppa, Koramil 1404-04 Paleteang dan Polsek Tiroang.

Tim Brimob dan tim Basarnas serta masyarakat menyelam menyusuri area persawahan.

Kemudian dua regu gabungan Brimob, Basarnas dan Polairud menggunakan 2 perahu karet melakukan pencarian ke area persawahan. Lalu sebagian juga mencari di sepanjang area persawahan dan irigasi jalan tani.

Kejadian hilangnya korban terjadi di Kelurahan Samaturue, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang pada Sabtu (24/12) sekitar pukul 15.45 Wita. Saat kejadian korban bersama anak dan menantunya, “Pada saat melewati jalan tani air meluap sehingga korban terpeleset ke persawahan terbawa arus air deras yang meluap,”.

Diberitakan sebelumnya, warga Kabupaten Pinrang, Sulsel, Ati (58) dilaporkan hilang terseret arus usai nekat menerjang banjir dengan berjalan kaki.

“Iya, tadi ada satu warga yang terseret arus akibat banjir,” ungkap Camat Tiroang, Andi Ansar Maramat.

Senada dengan itu Aipda Bur personil Polsek Tiroang Polres Pinrang mengatakan, sejak terbawa arus banjir, jenazah perempuan Ati ditemukan pasa di hari ke empat pencarian dalam kondisi meninggal dunia ”

Jenazah korban telah dievakuasi kerumah kerabatnya untuk disemayamkan dan secepatnya akan dilakukan pemakaman di lokasi pemakaman keluarga.”

Aipda Burhanuddin juga menyampaikan kepada warga agar senantiasa selalu mewaspadai cuaca extreme yang saat ini sering terjadi dan mengakibatkan banjir di wilayah Toe Kecamatan Tiroang.”

“Tetap waspada dan jangan melakukan aktifitas disaat cuaca extreme sedang terjadi, karena itu akan membahayakan nyawa kita.” Tegasnya kepada warga (Dje).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *