“Aktivis Desak Penindakan: Mafia BBM Diduga Makin Brutal di Pinrang, Kanit Tipidter Tegaskan Tak Ada Tempat bagi Pelaku Kejahatan!”

PINRANG, BESTNEWS  — Praktik dugaan mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Pinrang kian menjadi sorotan publik. Aktivis lokal menilai aktivitas ilegal ini semakin marak dan berjalan terang-terangan tanpa tindakan tegas yang signifikan. Kondisi tersebut telah menimbulkan keresahan luas di masyarakat, terutama petani, nelayan, serta pelaku usaha kecil yang seharusnya menjadi penerima utama BBM subsidi.

Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan BBM subsidi di SPBU. Ironisnya, pada waktu yang sama diduga terdapat oknum yang dengan leluasa mengisi jeriken secara ilegal. Aktivitas ini disebut telah berlangsung lama dan dinilai minim penindakan (05/12/2025).

Arlius, salah satu aktivis vokal Kabupaten Pinrang, menyoroti lemahnya penertiban aparat kepolisian. Ia menyebut Polres Pinrang terkesan melakukan pembiaran terhadap aktivitas mafia BBM yang merugikan negara dan menekan rakyat kecil.

“BBM subsidi itu hak rakyat. Bukan untuk ditimbun atau diperjualbelikan oleh mafia. Jika tidak ada tindakan tegas, kepercayaan publik terhadap Polres Pinrang bisa semakin jatuh,” tegas Arlius.

Ia menuntut Polres Pinrang melakukan penyelidikan menyeluruh dan membongkar jaringan mafia BBM hingga ke akar-akarnya. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas dan transparan merupakan kunci untuk menghentikan praktik ilegal tersebut.

Arlius juga mengungkapkan bahwa sebelumnya masyarakat telah melakukan aksi protes terkait persoalan ini. Namun pasca aksi itu, laporan-laporan baru masih terus berdatangan.

“Ini menandakan ketidakseriusan Polres Pinrang dalam menertibkan mafia BBM. Laporannya masih banyak masuk ke kami hingga hari ini,” tambahnya.

Di sisi lain, masyarakat berharap adanya pengawasan lebih ketat di seluruh rantai distribusi BBM subsidi, mulai dari SPBU hingga jalur penyaluran lainnya, agar penyaluran tepat sasaran dan tidak kembali disalahgunakan.

Menanggapi sorotan publik, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Pinrang, Ipda Andi Imam Iradhah, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam.

“Setiap laporan warga pasti kami tindaklanjuti. Saat ini kami sudah melakukan penyidikan terhadap salah satu oknum yang diduga terlibat mafia BBM,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media.

Ia memastikan bahwa Polres Pinrang berkomitmen penuh menindak seluruh jaringan mafia BBM yang meresahkan masyarakat.

“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan mafia BBM di wilayah hukum Polres Pinrang selama saya menjabat sebagai Kanit Tipidter. Semua akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Ipda Andi Imam Iradhah.

Publik kini menunggu tindakan nyata aparat kepolisian untuk memastikan keadilan ditegakkan dan hak masyarakat atas BBM subsidi terlindungi sepenuhnya (1707).